<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Agus Setiawan &#187; Hypnosis</title>
	<atom:link href="http://aguscen.wordpress.com/category/hypnosis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aguscen.wordpress.com</link>
	<description>Blog Hipnosis dan Hipnoterapi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Nov 2009 07:12:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='aguscen.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/3ec13b68d418cdb67e409871aabd1b8b?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Agus Setiawan &#187; Hypnosis</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://aguscen.wordpress.com/osd.xml" title="Agus Setiawan" />
		<item>
		<title>Hipnosis Menyebabkan Gangguan Keseimbangan Bawah Sadar?</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2009/10/11/hipnosis-menyebabkan-gangguan-keseimbangan-bawah-sadar/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2009/10/11/hipnosis-menyebabkan-gangguan-keseimbangan-bawah-sadar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 15:38:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>
		<category><![CDATA[hipnoterapis]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[hipnosis]]></category>
		<category><![CDATA[hipnoterapi]]></category>
		<category><![CDATA[hipnotis]]></category>
		<category><![CDATA[phobia]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran bawah sadar]]></category>
		<category><![CDATA[trauma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa orang klien menanyakan kepada saya bahwa ada yang mengatakan kepada mereka bahwa hipnosis bisa menyebabkan gangguan keseimbangan di pikiran bawah sadar. Apakah ini benar? Mari kita lihat hebatnya pikiran bawah sadar kita.
Pertama kita lihat dulu bagaimana kondisi hipnosis sebenarnya. Banyak sekali pengertian yang diberikan di dunia tentang hipnosis, definisi hipnosis yang paling banyak diterima [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=144&subd=aguscen&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-145" title="Hipnosis" src="http://aguscen.files.wordpress.com/2009/10/hipnosis.jpg?w=218&#038;h=288" alt="Hipnosis" width="218" height="288" />Beberapa orang klien menanyakan kepada saya bahwa ada yang mengatakan kepada mereka bahwa hipnosis bisa menyebabkan gangguan keseimbangan di pikiran bawah sadar. Apakah ini benar? Mari kita lihat hebatnya pikiran bawah sadar kita.</p>
<p>Pertama kita lihat dulu bagaimana kondisi hipnosis sebenarnya. Banyak sekali pengertian yang diberikan di dunia tentang hipnosis, definisi hipnosis yang paling banyak diterima adalah berasal dari US Department of Education, Human Services Division yang mana terjemahannya adalah &#8220;Ditembusnya faktor kritis dari pikiran dan diterimanya sugesti tertentu&#8221;.</p>
<p>Dalam definisi itu tidak ada yang namanya relaksasi fisik. Dan penembusan faktor kritis ini bisa menggunakan banyak cara, lebih tepatnya ada lima cara untuk menembus faktor kritis ini dan membuat suatu hal atau informasi diterima oleh orang:</p>
<p><strong>1. Figur otoritas</strong>, jika sebuah informasi disampaikan oleh seorang yang dianggap orang yang penting, punya pengetahuan (menurut Anda), dan Anda menganggap ini adalah orang yang hebat, dengan latar belakangnya yang luar biasa, maka orang ini akan dengan sangat mudah menghipnosis Anda. Anda akan menerima apa yang dikatakan oleh orang ini tanpa menganalisa. Anda akan lebih cenderung menerima informasi yang disampaikan oleh orang ini, Hipnosis bisa juga disebut sebagai proses mempelajari atau menghilangkan pelajaran (belief) yang selama ini kita miliki.</p>
<p><strong>2. Repetisi</strong>, atau pengulangan, ini adalah sebuah cara yang sangat umum dipakai kebanyakan orang, dengan menanamkan sebuah informasi terus menerus ke dalam diri kita, membuat faktor kritis kita tidak tahan dan akhirnya jebol dan diterima oleh pikiran bawah sadar kita. Misalnya ada iklan yang diputar berulang-ulang sekali jalan, ini juga adalah bentuk dari komunikasi yang menghipnosis. Atau dalam dunia pengembangan diri ini disebut sebagai afirmasi.</p>
<p><strong>3. Identifikasi kelompok</strong>, Jika Anda tertarik, memiliki banyak kesamaan atau Anda mengidolakan <img title="More..." src="http://agus-setiawan.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" />seseorang, maka Anda akan cenderung untuk menggunakan cara berpikir orang yang Anda idolakan tersebut, dari sisi positif, menjadikan orang yang sukses, atau sekelompok orang sukses sebagai<span id="more-144"></span> role model. Atau sebaliknya menjadikan sebuah kelompok sebagai role model yang negatif. Bisa juga dijelaskan sebagai berikut, untuk bisa diterima oleh kelompok tertentu, maka seseorang akan menjalankan &#8220;budaya&#8221; yang ada dalam kelompok itu dan menjadikan itu bagian dari dirinya. Ini bisa sangat positif bisa juga negatif.</p>
<p><strong>4. Emosi yang tinggi</strong>, Sebuah kejadian yang mengandung emosi tinggi akan kita ingat sepanjang masa. Sebagai contoh, ada seorang teman saya yang menganggap bahwa pintar itu enak, hidup pasti enak dan makmur, karena dia melihat ayahnya sangat pintar dan sangat sukses dalam pekerjaannya, namun suatu hari, Ayahnya dipecat dari pekerjaan, ini mengakibatkan sebuah guncangan emosi yang besar dalam dirinya, saat itu dia memasukkan sebuah pengertian dalam diri (pikiran)-nya bahwa bekerja dengan orang lain itu sangat berbahaya. Sampai saat ini dia telah menjadi pebisnis yang sangat sukses. Ini adalah sebuah contoh kejadian yang mengandung emosi tinggi, yang akhirnya menghipnosis (memprogram) teman saya ini menjadi sukses sekarang.</p>
<p><strong>5. Kondisi hipnosis</strong>. Ini adalah kondisi di mana gelombang otak kita yang tadinya dominan di Beta, turun dan beralih ke dominan alfa dan teta. Dengan menggunakan komunikasi yang tepat seorang hipnotis atau hipnoterapis yang andal akan membawa klien ke dalam kondisi relaksasi pikiran, sehingga faktor kritis bisa dilewati dan kita masuk ke dalam pikiran bawah sadar klien.</p>
<p>Nah, dengan masuknya seseorang ke dalam pikiran bawah sadar kita, apakah akan mengakibatkan gangguan keseimbangan dalam pikiran bawah sadar kita? Tidak. Sama sekali tidak.</p>
<p>Walaupun faktor kritis telah ditembus, sehingga kita sangat tidak mungkin untuk melakukan analisa, namun Tuhan Maha Adil, pikiran bawah sadar kita masih memiliki 4 filter yang sangat kuat yang selalu melindungi kita dari hal yang akan memberikan akibat jelek pada diri kita, yaitu:</p>
<p>1. Filter Survival, pikiran akan bertanya, apakah ini akan membahayakan hidup saya, jika tidak maka filter ini akan lolos.</p>
<p>2. Filter moral agama, apakah apa yang disampaikan oleh hipnotis atau hipnoterapis ini melanggar moral agama yang saya yakini? Apakah ini bertentangan dengan ajaran moral agama saya? Jika bertentangan maka kita otomatis akan menolak sugesti atau arahan dari sang operator atau hipnotis dan hipnoterapis ini.</p>
<p>3. Filter Kebenaran, apakah informasi yang masuk benar? Contoh, jika seoarang hipnoterapis mengatakan bahwa rokok itu baunya seperti ikan busuk dan Anda akan meninggalkan rokok, dan lain sebagainya, ini mungkin akan diterima sementara, namun, kebenaran valid tidak akan berubah, maka Anda akan menolak, mana ada rokok yang bauna seperti ikan busuk? Kecuali, Anda menemukan rokok yang telah tertindih oleh ikan busuk, lagipula itu sudah pasti basah dan tidak akan bisa dihisap. Jenis terapi seperti ini disebut sebagai aversion therapy, dan terapi ini telah dilarang di Amerika, jika dilakukan, terapis itu akan masuk penjara.</p>
<p>4. Filter Logika, kita memiliki database yang kuat akan logika dan budaya tidak tertulis yang ada dalam lingkungan kita, jika tidak selaras dengan ini, apapun yang dikatakan terapis Anda kepada Anda, tidak akan Anda terima.</p>
<p>Oke, sekarang kita telah mengetahui bahwa pikiran kita begitu luar biasa tersusun dengan sangat rapih.</p>
<p>Oh iya, satu hal lagi, hipnoterapis yang kompeten adalah hipnoterapis yang disebut sebagai &#8220;Client Centered Hypnotherapist&#8221; di mana terapis tidak menggunakan belief dan keyakinannya untuk melakukan terapi, tetapi memberdayakan semua yang ada dalam diri klien untuk berubah dan sembuh dari masalah yang dihadapi dalam hidupnya.</p>
<p>Bisa jadi, Anda juga menemukan malpraktik, di mana ada yang &#8220;rusak&#8221; setelah diterapi dengan hipnosis. Tapi apakah itu menyebabkan disiplin ilmu hipnoterapi jadi rusak semua? Dan jika hipnoterapi memang akan mengganggu keseimbangan bawah sadar, maka tidak mungkin  Hipnoterapi diterima sebagai alat terapeutik yang sah di:</p>
<p>1. BMA (British Medical Association) pada tahun 1955</p>
<p>2. AMA (American Medical Association) pada tahun 1958</p>
<p>3. Agama Katolik telah menerima hipnoterapi sebagai cara terapi yang benar pada tahun 1958</p>
<p>4. APA (American Psychology Association) pada tahun 1960.</p>
<p>Pastikan Anda mendapatkan informasi yang tepat. Kunjungi website-website hipnosis dan hipnoterapi di seluruh dunia untuk melakukan validasi. Bisa juga Anda mengunjungi www.quantum-hypnosis.com untuk mencari informasi, di mana website ini memiliki informasi yang valid dan menjelaskan hubungan hipnoterapi secara scientific.</p>
Posted in hipnoterapis, Hypnosis, Hypnotherapy Tagged: Agus Setiawan, hipnosis, hipnoterapi, hipnoterapis, hipnotis, phobia, pikiran bawah sadar, trauma <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/144/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=144&subd=aguscen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2009/10/11/hipnosis-menyebabkan-gangguan-keseimbangan-bawah-sadar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aguscen.files.wordpress.com/2009/10/hipnosis.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hipnosis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agus-setiawan.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">More...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Web saya &#8211; agus-setiawan.com</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2009/09/03/web-saya-agus-setiawan-com/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2009/09/03/web-saya-agus-setiawan-com/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 17:19:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coaching]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>
		<category><![CDATA[hipnoterapis]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[aguscen]]></category>
		<category><![CDATA[baca kilat]]></category>
		<category><![CDATA[hipnosis]]></category>
		<category><![CDATA[hipnoterapi]]></category>
		<category><![CDATA[luka batin]]></category>
		<category><![CDATA[mental block]]></category>
		<category><![CDATA[menurunkan berat badan]]></category>
		<category><![CDATA[money magnet]]></category>
		<category><![CDATA[phobia]]></category>
		<category><![CDATA[sinotif]]></category>
		<category><![CDATA[takut berbicara di depan umum]]></category>
		<category><![CDATA[trauma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Halo teman-teman, terima kasih atas kunjungannya selama ini.
Saat ini saya sedang mengembangkan weblog saya dengan alamat www.agus-setiawan.com
Silakan mengunjungi weblog saya, akan ada artikel menarik dan produk seputar hipnosis dan manfaatnya yang Anda butuhkan untuk membantu Anda mencapai impian dengan lebih mudah dan cepat.
Saya tunggu Anda semua di sana.
Posted in Coaching, hipnoterapis, Hypnosis, Hypnotherapy, Self Development [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=142&subd=aguscen&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Halo teman-teman, terima kasih atas kunjungannya selama ini.</p>
<p>Saat ini saya sedang mengembangkan weblog saya dengan alamat www.agus-setiawan.com</p>
<p>Silakan mengunjungi weblog saya, akan ada artikel menarik dan produk seputar hipnosis dan manfaatnya yang Anda butuhkan untuk membantu Anda mencapai impian dengan lebih mudah dan cepat.</p>
<p>Saya tunggu Anda semua di <a href="http://agus-setiawan.com">sana</a>.</p>
Posted in Coaching, hipnoterapis, Hypnosis, Hypnotherapy, Self Development Tagged: Agus Setiawan, aguscen, baca kilat, hipnosis, hipnoterapi, luka batin, mental block, menurunkan berat badan, money magnet, phobia, sinotif, takut berbicara di depan umum, trauma <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=142&subd=aguscen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2009/09/03/web-saya-agus-setiawan-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>I can Make You Rich</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2009/03/18/i-can-make-you-rich/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2009/03/18/i-can-make-you-rich/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 11:58:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[becoming a money magnet]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>
		<category><![CDATA[i can make you rich]]></category>
		<category><![CDATA[mental blok]]></category>
		<category><![CDATA[money magnet]]></category>
		<category><![CDATA[NLP]]></category>
		<category><![CDATA[paul mckenna]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[Wow, lama juga saya sudah tidak melakukan postingan  
Baru-baru ini saya membeli buku Paul Mckenna, dengan judul I Can Make You Rich, bisa di lihat ada di amazon, atau Gramedia di Jakarta, pertama kali saya lihat di Matraman, ga jadi beli, terus ke Gramedia Puri mumpung ada diskon 30% eh, bukunya udah keburu abis. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=131&subd=aguscen&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Wow, lama juga saya sudah tidak melakukan postingan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Baru-baru ini saya membeli buku Paul Mckenna, dengan judul I Can Make You Rich, bisa di lihat ada di amazon, atau Gramedia di Jakarta, pertama kali saya lihat di Matraman, ga jadi beli, terus ke Gramedia Puri mumpung ada diskon 30% eh, bukunya udah keburu abis. Jadinya beli di Gading <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Buku ini sangat menarik sekali, dengan menggunakan pendekatan NLP dan Hypnosis serta ada cara untuk menghilangkan semua masalah emosi yang berhubungan dengan uang. Buku ini merupakan buku yang sangat mudah untuk dicerna menurut saya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Satu hal yang menarik, (kalau bisa saya akan sharing beberapa hal menarik lagi dari buku ini) maklum masih belum selesai bacanya hehehe.</p>
<p>Satu latihan yang menarik di sini adalah, momen anda merasa <span id="more-131"></span>kaya. Coba Anda ingat-ingat kapan terakhir Anda merasa diri Anda kaya, dan momen-momen ini bukan berarti Anda harus menghabiskan uang banyak untuk menikmatinya.</p>
<p>Oke, sekarang ambil waktu sebentar, bayangkan dan ingat-ingat, kapan terakhir anda merasakan saat-saat yang membuat Anda merasa kaya. Silahkan ambil waktu secukupnya.</p>
<p>Great, Anda telah kembali, bagaimana perasaan Anda?</p>
<p>Oke, kalau saya, momen-moen saya merasaha kaya adalah saya menikmati waktu saya, bangun tidur siang hari, berenang dan menikmati waktu. Terus makan di restoran dan memanggil menu tanpa melihat harganya. Mengunjungi tempat gunting rambut yang prestisius, menikmati pijatan kursinya saat di shampooin. Salah satunya beli buku I can Make You Rich ini dengan perasaan enak sekali, sampai kasirnya bingung kirain harganya salah hehehe. Asyik sekali booo.</p>
<p>So, bagaimana dengan momen kaya Anda?</p>
<p>Lain kali saya sharing lagi ya&#8230;</p>
<p>Sampai jumpa di artikel lain.</p>
<p>Oh ya mungkin Anda juga tertarik untuk membaca artikel mengenai <a href="http://aguscen.wordpress.com/2008/09/09/jadikan-pikiran-bawah-sadar-asisten-anda/">Menjadikan Pikiran Bawah Sadar  Asisten Anda</a>. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
Posted in Hypnosis, Self Development Tagged: Agus Setiawan, becoming a money magnet, Hypnosis, Hypnotherapy, i can make you rich, mental blok, money magnet, NLP, paul mckenna <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=131&subd=aguscen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2009/03/18/i-can-make-you-rich/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Figur Otoritas (lanjutan)</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2009/01/23/figur-otoritas-lanjutan/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2009/01/23/figur-otoritas-lanjutan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 06:19:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>
		<category><![CDATA[hipnoterapis]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[hipnosis]]></category>
		<category><![CDATA[hipnoterapi]]></category>
		<category><![CDATA[mental blok]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;A teacher affects eternity; he can never tell where his influence STOP&#8221;
- Henry B. Adams
Guru memiliki kesan begitu mendalam dalam diri kita semua. Seorang guru, sebaik atau seburuk apapun adalah figur otoritas. Jika sang guru begitu bajik dan bijaksana, karena dia telah bisa bijaksini dulu   maka murid akan selalu mengenang dan termotivasi dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=129&subd=aguscen&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>&#8220;A teacher affects eternity; he can never tell where his influence STOP&#8221;<br />
- Henry B. Adams</p>
<p>Guru memiliki kesan begitu mendalam dalam diri kita semua. Seorang guru, sebaik atau seburuk apapun adalah figur otoritas. Jika sang guru begitu bajik dan bijaksana, karena dia telah bisa bijaksini dulu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  maka murid akan selalu mengenang dan termotivasi dengan apa yang dikatakan guru tersebut kepadanya. Akan tetapi jika guru yang buruk, maka dia akan meninggalkan luka-luka yang tidak baik untuk anak didiknya.</p>
<p>Dalam artikel sebelumnya saya juga sempat membahas sedikit tentang figur otoritas, silahkan <a href="http://aguscen.wordpress.com/2008/09/06/jalur-self-hypnosis-ke-dua/" target="_blank">dibaca di sini.</a></p>
<p>Saya pernah mengunjungi sebuah sekolah yang masih sangat baru, sekolah ini baru saja dibentuk. Saya sempat berdiskusi dengan guru-guru di sekolah ini, saya cukup kaget dengan apa yang mereka lakukan terhadap siswa.<span id="more-129"></span></p>
<p>Mereka memiliki pendapat bahwa, mereka harus keras dan &#8220;tegas&#8221; (baca killer) dalam mengajar. Sehingga siswa takut dan &#8220;tunduk&#8221; pada diri mereka. Mendengar hal seperti ini saja membuat saya membayangkan bagaimana cara mereka berkomunikasi dengan siswanya. Dalam bayangan saya, mereka akan bertindak dengan 2 acuan, pertama, guru selalu benar dan yang kedua, jika guru salah, maka silahkan lihat aturan nomor satu. Seperti penjualan saja ya&#8230;</p>
<p>Mungkin ini hanya terjadi dalam pikiran saya saja, saya sangat berharap demikian. Karena jika apa yang saya pikirkan terjadi, saya tidak bisa membayangkan, seperti apa masa depan siswa sekolah ini, bagaimana masa depan generasi bangsa kita selanjutnya.</p>
<p>Apa sih yang saya bayangkan?</p>
<p>Begini, seperti yang Anda baca di atas, saya memikirkan apa saja yang dikatakan guru itu kepada siswanya. Ada banyak klien hipnoterapi yang datang ke saya, mereka mengalami kesulitan dalam belajar. Mereka telah belajar dengan begitu keras, namun hasil yang didapat tidak bagus. Atau malah mereka tidak bisa mengerti apa yang telah mereka pelajari.</p>
<p>Apa penyebabnya?</p>
<p>Gurunya mengatakan bahwa mereka itu bodoh. Ada sebuah kasus, seorang guru mengatakan, &#8220;Gila, kamu mau belajar Kimia? Jangan harap dah kamu bisa ngerti. Kamu tuh lambat dalam berpikir.&#8221; Karena sebuah kalimat yang keluar dari gurunya ini, klien yang datang menemui saya meminta bantuan ini menganggap bahwa dirinya memang lambat dan bodoh. Dan dia tidak bisa mengerti pelajaran dengan baik, terutama pelajaran Kimia, dia selalu mendapatkan nilai 4 atau 3, usaha seperti apapun yang diberikannya untuk berusaha memahami pelajaran ini. Jika kita biarkan terus seperti ini bagaimana nasib anak ini?</p>
<p>Yang lebih penting adalah bagaimana kualitas guru kita menjadi lebih baik setiap hari. Karena peran guru adalah membangun bangsa, saya tidak bermaksud untuk menggurui, saya sangat respek kepada guru-guru saya.  Baik guru formal maupun guru yang saya temui dalam sekolah kehidupan saya.</p>
<p>Perkataan seorang guru bisa menjadi sebuah modal yang bisa membangun harga diri murid jika guru ini bisa memberikan kata-kata yang tepat dan contoh yang tepat pula. Dan perkataan seorang guru dapat melumpuhkan seorang murid jika dia melakukan seperti contoh ini.</p>
<p>Tentu dengan mengalirnya informasi yang begitu derasnya, saya yakin performa guru-guru di Indonesia akan semakin hari semakin baik. Jika tidak bagaimana nasib bangsa kita selanjutnya?</p>
<p>Nah, tidak hanya guru, yang punya peran lebih besar adalah orangtua. Bagaimana orangtua bersikap dan berkata-kata kepada anaknya akan memberikan pengaruh besar bagi kehidupannya. Bisa dibilang, orangtua adalah figur otoritas tertinggi, setelah Tuhan tentunya. Dan kita selama ini selalu belajar untuk meraih profesi yang kita inginkan dalam kehidupan, namun untuk menjadi orangtua, profesi yang paling mulia di dunia ini, kita tidak pernah belajar dengan baik. Untuk informasi tentang sekolahorangtua silahkan <a href="http://www.sekolahorangtua.com" target="_blank">klik disini</a>.</p>
<p><a href="http://aguscen.wordpress.com/hypnosis/" target="_blank">Hipnoterapi</a> dapat membantu Anda yang mengalami hal seperti ini dengan melakukan relearning dan peningkatan kesadaran. Dengan proses yang tepat, Anda bisa bebas dari masalah belajar maupun yang telah mempengaruhi Anda dalam kehidupan sehari-hari.</p>
Posted in hipnoterapis, Hypnosis, Hypnotherapy, Self Development Tagged: Agus Setiawan, hipnosis, hipnoterapi, mental blok, Pengembangan Diri <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=129&subd=aguscen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2009/01/23/figur-otoritas-lanjutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mental Blok Manusia yang Paling Halus</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2008/12/17/mental-blok-manusia-yang-paling-halus/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2008/12/17/mental-blok-manusia-yang-paling-halus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 17:20:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>
		<category><![CDATA[hipnoterapis]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[mental blok]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran negatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah diskusi yang sangat hangat dengan manajemen inti perusahaan saya, saya belajar banyak hal di sana. Sampai pada suatu tahap kami sampai membahas tentang mental blok seorang manusia.
Dengan berbagai latar belakang pelatihan, seminar, dan buku yang kami baca membuat diskusi itu menjadi sebuah gugahan yang meningkatkan kesadaran kami bertujuh dalam ruangan itu.
Diawali dengan pengakuan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=113&subd=aguscen&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dalam sebuah diskusi yang sangat hangat dengan manajemen inti perusahaan saya, saya belajar banyak hal di sana. Sampai pada suatu tahap kami sampai membahas tentang mental blok seorang manusia.</p>
<p>Dengan berbagai latar belakang pelatihan, seminar, dan buku yang kami baca membuat diskusi itu menjadi sebuah gugahan yang meningkatkan kesadaran kami bertujuh dalam ruangan itu.</p>
<p>Diawali dengan pengakuan salah seorang tim yang membuat kami semua bertanya-tanya ke dalam diri kami, apakah mental blok yang halus, yang ternyata yang paling berbahaya ini ada dalam diri kami&#8230;.</p>
<p>Nah, pembaca&#8230; apakah Anda siap untuk mengetahui apa yang telah menjadi mental blok yang paling halus dari seorang manusia? Jika Anda sudah mengetahui ini apa yang akan Anda lakukan? Apakah Anda bisa menerimanya atau malah menolak untuk mengakuinya?</p>
<p>Ternyata setelah saya renungkan, saya rasa setiap orang pasti memilikinya.<span id="more-113"></span></p>
<p>Mental blok ini memiliki dua sisi, ini adalah menurut pemahaman saya. Jika menurut pemahaman Anda pembaca bisa berbeda, bisa saja terjadi.</p>
<p>Manusia selalu ingin diterima, dimengerti.</p>
<p>Inilah suatu pemikiran yang jika tidak pada tempatnya dan tidak dalam &#8220;takaran&#8221; yang normal menjadikan penghambat bagi kita semua. Tentu semua orang ingin selalu diterima, dimengerti, ini adalah <em>human nature</em>, sifat alami manusia.</p>
<p>Bahkan jika seorang anak merasa dirinya tidak dimengerti dan tidak diterima, akan menjadikan anak ini bermasalah dan paling parah adalah <em>Sudden Death</em>.</p>
<p>Nah, maksudnya saya untuk perasaan ingin diterima dan dimengerti adalah seperti ini, saat kita sedang dalam kesusahan, dengan berbagai macam situasi yang terus menerus muncul dan tidak mendukung, kita rasanya ingin orang lain, bahkan, dunia ini untuk mengerti betapa terpuruk dan beratnya masalah yang kita alami.</p>
<p>Jadi muncullah kebiasaan untuk mengeluh dan menyalahkan keadaan, membenarkan diri kita untuk kelihatan murung dan bermasalah di depan orang lain. Ingin membuat lingkungan sekitar kita menjadi simpati bahkan kalau bisa empati, dan yang paling parah sampai IM3 dan XL pun kalau bisa dibuat mengerti hahahahaha</p>
<p>Untuk yang ini kita perlu meningkatkan kesadaran diri kita, bukan berarti Anda selama ini tidak sadar dan tertidur, bukan, sebuah kesadaran diri yang bisa mengetahui dan mengamati apa yang terjadi dengan pikiran Anda. Dengan kesadaran diri yang meningkat ini Anda bisa mengetahui apa yang terjadi, sehingga memiliki kuasa untuk mengganti, menghilangkannya dari pikiran Anda.</p>
<p>Tadi saya sempat mengatakan bahwa ada dua sisi, yang barusan Anda baca adalah satu sisi, satu sisi lagi bagaimana?</p>
<p>Nah, ini terjadi dari sisi yang sedikit lebih positif. Keinginan untuk dimengerti dan diterima atas upaya positif yang telah kita lakukan atau berikan. Apa yang terjadi jika kita tidak mendapat respon yang kita inginkan atas semua upaya yang telah susah payah kita lakukan? Tentu sangat kecewa, dan akhirnya akan membuat kita down. Tidak bersemangat.</p>
<p>Jika Anda memelihara perasaan ini, sangat penting untuk mengatasi ini, Anda tentu tidak ingin hidup dalam keadaan di mana Anda menyalahkan orang lain karena tidak menunjukkan dukungan apa pun pada Anda atau tidak menghargai upaya Anda, menurut Anda tentunya.</p>
<p>Jadi bagaimana membuat ini tidak menjadi masalah lagi?</p>
<p>Tepuklah bahu Anda sendiri, katakan: &#8220;Anda luar biasa, Saya sudah mengetahui apa yang telah Anda lakukan, sangat luar biasa!&#8221; Maka ego kita akan terpuaskan. Anda akan merasa lebih baik dan siap untuk berkarya di Dunia ini.</p>
<p>Semoga terinspirasi!</p>
<p>Salam Sukses,</p>
<p>Agus Setiawan, C,Ht</p>
<p>Subconscious Coach</p>
Posted in hipnoterapis, Hypnosis, Self Development Tagged: hipnoterapis, Hypnosis, inspirasi, mental blok, Pengembangan Diri, pikiran negatif <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=113&subd=aguscen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2008/12/17/mental-blok-manusia-yang-paling-halus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jadikan Pikiran Bawah Sadar Asisten Anda</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2008/09/09/jadikan-pikiran-bawah-sadar-asisten-anda/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2008/09/09/jadikan-pikiran-bawah-sadar-asisten-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 15:11:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[cara kerja pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Perkembangan diri]]></category>
		<category><![CDATA[program pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[Self help]]></category>
		<category><![CDATA[self hypnosis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Ada sebuah pepatah yang mengatakan (saya lupa dari siapa hehehe), Sampai Anda menjadikan pikiran bawah sadar menjadi sadar, maka Anda tidak mendapatkan apa yang Anda inginkan.
Artinya menurut saya, jika kita belum membuat pikiran bawah sadar menjadi asisten kita, maka kitalah yang akan menjadi asistennya. Kita menuruti apa yang ada (program) dalam pikiran bawah sadar dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=103&subd=aguscen&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ada sebuah pepatah yang mengatakan (saya lupa dari siapa hehehe), Sampai Anda menjadikan pikiran bawah sadar menjadi sadar, maka Anda tidak mendapatkan apa yang Anda inginkan.</p>
<p>Artinya menurut saya, jika kita belum membuat pikiran bawah sadar menjadi asisten kita, maka kitalah yang akan menjadi asistennya. Kita menuruti apa yang ada (program) dalam pikiran bawah sadar dan melakukannya tanpa sadar. Celakanya banyak program negatif yang telah secara tidak sengaja kita terima sejak kecil sampai sekarang.</p>
<p>Atau ada yang mengatakan, jadikan suatu tindakan kebiasaan, maka kebiasaan itu akan membantu Anda.</p>
<p>Nah, bagaimana membuatnya menjadi asisten kita?</p>
<ol>
<li>Kita harus mengerti apa yang memotivasi pikiran bawah sadar kita. Apa yang bisa memotivasinya?<span id="more-103"></span> Emosi. Nah seperti artikel sebelumnya, <a href="http://aguscen.wordpress.com/2008/09/08/bahasa-pikiran-bawah-sadar/" target="_blank">Bahasa pikiran bawah sadar</a>, yaitu imajinasi. Imajinasi berjalan bersamaan dengan emosi. Emosi dan imajinasi saling terkait. Jika Anda mengaktifkan imajinasi yang positif, maka emosi yang timbul juga positif. Begitu juga sebaliknya. Jadi, sebenarnya kita bisa mengendalikan emosi kita. Dengan mengendalikan emosi, menggunakan bahasa pikiran bawah sadar, kita bisa mengaktifkan emosi yang bisa membuat kita semakin mendekati impian kita.</li>
<li>Jika terjadi konflik antara pikiran sadar dan bawah sadar, hukum pikiran menyatakan bahwa yang menang selalu pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar memiliki kekuatan lebih kurang 9 (sembilan) kali lebih kuat dibanding pikiran sadar. Kembali lagi dengan imajinasi. Anda bisa saja mengatakan bahwa segala sesuatu berjalan aman dan lancar, tetapi jika imajinasi Anda memikirkan hal-hal terburuk yang terjadi, coba tebak siapa yang menang? Ya pasti saya&#8230; Maksud saya pikiran bawah sadar.</li>
</ol>
<p>Hal ini sering terjadi untuk orang yang ingin menguruskan badan, tetapi apa yang mereka beli? Permen, cokelat, es krim dan hmmmm jadi ngiler&#8230;.</p>
<p>Kalau orang yang merokok, selalu mengatakan, bebas dari rokok, bebas dari rokok, tetapi dalam imajinasinya dia, dia sedang memikirkan betapa enaknya saat menghisap rokok. Apa jadinya, pasti Anda tahu khan&#8230;.</p>
<p>Pikirkan dan bayangkan apa yang Anda inginkan daripada apa yang Anda hindari. Inilah yang dikatakan dibanyak buku pengembangan diri.</p>
<p>Semoga bermanfaat,</p>
<p>Sukses Selalu</p>
<p>Agus Setiawan, C.Ht</p>
<p>Subconscious Coach</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aguscen.wordpress.com/103/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aguscen.wordpress.com/103/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/103/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=103&subd=aguscen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2008/09/09/jadikan-pikiran-bawah-sadar-asisten-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahasa Pikiran Bawah Sadar</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2008/09/08/bahasa-pikiran-bawah-sadar/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2008/09/08/bahasa-pikiran-bawah-sadar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 15:39:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran bawah sadar]]></category>
		<category><![CDATA[program pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[Self help]]></category>
		<category><![CDATA[self hypnosis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Halo teman-teman,
Kita semua melalui proses pemrograman pikiran sejak kecil sampai sekarang. Kita masih terus diprogram, baik itu secara sadar maupun tidak. Bagaimana pikiran kita diprogram saya jelaskan dalam rangkaian artikel saya di tentang self hypnosis dan jalur pemrogramannya. bisa di baca di sini untuk self hypnosis dan di sini untuk jalur keduanya.
Bahasa pikiran bawah sadar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=101&subd=aguscen&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Halo teman-teman,</p>
<p>Kita semua melalui proses pemrograman pikiran sejak kecil sampai sekarang. Kita masih terus diprogram, baik itu secara sadar maupun tidak. Bagaimana pikiran kita diprogram saya jelaskan dalam rangkaian artikel saya di tentang self hypnosis dan jalur pemrogramannya. bisa di baca <a href="http://aguscen.wordpress.com/2008/06/28/self-hypnosis/">di sini untuk self hypnosis </a>dan <a href="http://aguscen.wordpress.com/2008/09/06/jalur-self-hypnosis-ke-dua/">di sini untuk jalur keduanya.</a></p>
<p>Bahasa pikiran bawah sadar adalah suatu konsep yang sangat penting untuk pikiran kita. Bahasa pikiran bawah sadar kita adalah IMAGINASI atau Membayangkan.</p>
<p>Ketika kita membayangkan sesuatu dengan salah satu dari lima indera kita, pesan itu akan <span id="more-101"></span>diterima oleh pikiran bawah sadar kita.</p>
<p>Misalnya seseorang yang takut ular, membayangkan begitu menakutkan dan mengerikannya jika bertemu dengan ular.</p>
<p>Sama juga kalo kita membayangkan tempat yang sangat membuat Anda nyaman, maka kita mengirimkan pesan yang sangat tenang ke pikiran bawah sadar kita.</p>
<p>Nah, siapa sih yang memiliki kendali atas bahasa pikiran bawah sadar ini? Ya pasti. Kita sendiri. Andalah yang memiliki kendali atas bahasa pikiran bawah sadar Anda.  Apapun yang ingin Anda bayangkan dalam pikiran Anda, Anda bebas melakukannya. Tidak ada yang bisa mengatur Anda. Kemanapun pikiran Anda ingin pergi, Anda bisa melakukannya.</p>
<p>Karena imajinasi adalah bahasa pikiran bawah sadar, jika Anda mengarahkan pikiran Anda ke tempat-tempat yang membuat Anda nyaman, tentu akan membuat kehidupan Anda menjadi lebih tenang dan damai.</p>
<p>Begitu juga kebalikannya. Hidup ini adalah pilihan, pilihlah imajinasi yang dapat membuat kita lebih damai dan bahagia.</p>
<p>salam sukses,</p>
<p>Agus Setiawan, C.Ht</p>
<p>Subconscious Coach</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aguscen.wordpress.com/101/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aguscen.wordpress.com/101/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=101&subd=aguscen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2008/09/08/bahasa-pikiran-bawah-sadar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jalur Self Hypnosis ke Dua</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2008/09/06/jalur-self-hypnosis-ke-dua/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2008/09/06/jalur-self-hypnosis-ke-dua/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 14:24:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[cara kerja pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[hipnosis]]></category>
		<category><![CDATA[hipnoterapi]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapist]]></category>
		<category><![CDATA[program pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[Self help]]></category>
		<category><![CDATA[self hypnosis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[Halo pembaca,
kali ini saya ingin membahas jalur untuk melakukan self hypnosis yang kedua secara lebih detil sedikit. Yang sebelumnya telah saya tuliskan secara singkat di artikel Self Hypnosis.
Jalur melakukan self hypnosis kedua ini sangat penting, jalur kedua ini adalah jalur self hypnosis lewat figur otoritas.
Sugesti atau perintah dari seorang figur otoritas sering kali langsung masuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=99&subd=aguscen&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Halo pembaca,</p>
<p>kali ini saya ingin membahas jalur untuk melakukan self hypnosis yang kedua secara lebih detil sedikit. Yang sebelumnya telah saya tuliskan secara singkat di artikel <a href="http://aguscen.wordpress.com/2008/06/28/self-hypnosis/" target="_blank">Self Hypnosis</a>.</p>
<p>Jalur melakukan self hypnosis kedua ini sangat penting, jalur kedua ini adalah jalur self hypnosis lewat figur otoritas.</p>
<p>Sugesti atau perintah dari seorang figur otoritas sering kali langsung masuk ke pikiran bawah sadar seseorang (bahkan dari institusi atau bukan perseorangan seperti hukum kesehatan). Pernyataan seperti ini, bisa saja menekan &#8220;tombol&#8221; penurut dalam diri Anda atau bisa jadi muncul keinginan untuk memberontak.</p>
<p>Mungkin Anda mengingat beberapa pesan yang disampaikan oleh orangtua Anda atau mungkin guru Anda di sekolah. Kekuatan otoritas yang sempat mereka pegang atas diri kita mungkin masih bisa memberikan efek yang <span id="more-99"></span>sangat besar dalam situasi tertentu. Misalnya, orang yang mengalami masalah kelebihan berat badan akan benar-benar mengosongkan piringnya karena program dari figur otoritas pada masa kecilnya. Bahkan sampai dewasa ini, banyak orangtua mengajarkan anaknya untuk makan segalanya, apakah mereka lapar atau tidak, sampai piringnya kosong. Program seperti inilah yang menghantui orang yang ingin menurunkan berat badannya, dan mempersulit proses penurunan berat badannya. Atau bahkan menghalanginya.</p>
<p>Figur otoritas umum atau idola juga bisa secara langsung mempengaruhi pikiran bawah sadar kita, yang kemudian menciptakan sebuah respon yang cepat untuk mematuhi atau memberontak. Contoh otoritas umum misalnya meliputi sifat KeTuhanan, atau personal (misalnya; atasan Anda, pemimpin negara, atau otoritas profesional atau dokter salah satunya), organisasi (pemerintah), yang bukan perseorangan (hukum kesehatan). Anda mungkin mengenal seorang yang dulunya perokok yang tiba-tiba saja berhenti total dari kebiasaannya karena ketakutan atas ancaman kesehatan akan dirinya.</p>
<p>Banyak remaja yang menjadi perokok karena justru ingin menentang beberapa otoritas dalam kehidupan mereka; dan banyak perokok yang merasa kesulitan untuk berhenti karena mereka justru jengkel karena diminta berhenti merokok oleh figur otoritas dalam hidup mereka sekarang, misalnya atasan mereka. Ini adalah sebuah contoh kalau &#8220;tombol&#8221; memberontak yang ditekan. Ada beberapa klien yang bertemu saya untuk berhenti merokok mengatakan bahwa justru keinginan merokok mereka meningkat setelah dokter mereka menyarankan mereka untuk berhenti merokok. Ironis sekali bukan?</p>
<p>Jadi bagi Anda yang memiliki figur otoritas, Anda punya peran penting dalam pembentukan keyakinan bahkan cara pendang hidup seseorang. Jadilah seorang figur yang bijak.</p>
<p>Jika Anda merasa telah terprogram oleh figur otoritas dengan program yang salah, maka saatnya Anda mengambil kendali atau tanggung jawab kehidupan Anda 100%. Tetapkan keputusan dalam diri Anda untuk tidak mengijinkan Anda untuk menerima ini lagi demi kebahagiaan dan kesuksesan hidup Anda.</p>
<p> </p>
<p>Salam Sukses,</p>
<p> </p>
<p>Agus Setiawan, C.Ht</p>
<p>Subconscious Coach</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aguscen.wordpress.com/99/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aguscen.wordpress.com/99/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/99/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=99&subd=aguscen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2008/09/06/jalur-self-hypnosis-ke-dua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Psikosklerosis : The Greatest Power in Human Behaviour (2)</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2008/08/30/psikosklerosis-the-greatest-power-in-human-behaviour-2/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2008/08/30/psikosklerosis-the-greatest-power-in-human-behaviour-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 16:54:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[Ariesandi Setyono]]></category>
		<category><![CDATA[change]]></category>
		<category><![CDATA[Family Therapist]]></category>
		<category><![CDATA[homeosatis]]></category>
		<category><![CDATA[human behaviour]]></category>
		<category><![CDATA[human power]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan diri]]></category>
		<category><![CDATA[power of human behaviour]]></category>
		<category><![CDATA[psikosklerosis]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[terapi]]></category>
		<category><![CDATA[the secret of change]]></category>
		<category><![CDATA[Therapy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingat artikel sebelumnya? Homeostasis : The Greatest Power in Human Behaviour? Yaaa, itu adalah mekanisme alamiah untuk menjaga agar kita tetap konsisten dengan diri sendiri. Terutama dengan cara kita bertindak dan berpikir di masa lalu. Dari artikel sebelumnya kita menyadari bahwa mekanisme homeostasis ini juga banyak manfaatnya.
Namun jika berbicara mengenai perubahan positif dan pengembangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=96&subd=aguscen&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span class="txtcontent"><span class="txtcontent">Masih ingat artikel sebelumnya? Homeostasis : The Greatest Power in Human Behaviour? Yaaa, itu adalah mekanisme alamiah untuk menjaga agar kita tetap konsisten dengan diri sendiri. Terutama dengan cara kita bertindak dan berpikir di masa lalu. Dari artikel sebelumnya kita menyadari bahwa mekanisme homeostasis ini juga banyak manfaatnya.</span></span></p>
<p>Namun jika berbicara mengenai perubahan positif dan pengembangan diri maka mau tidak mau kita akan mendapat tantangan dari mekanisme ini. Mengapa begitu? Karena semua pertumbuhan dan pengembangan diri memerlukan upaya untuk keluar dari zona kenyamanan menuju sesuatu yang lebih besar dan lebih baik. Sebelum kita berbicara bagaimana mengatasinya maka kita akan tinjau dulu satu mekanisme lain yang tak kalah pentingnya.</p>
<p>Hambatan kedua terbesar dalam proses perubahan, setelah homeostasis, adalah apa yang disebut : Psikosklerosis. “Hah?? apaan lagi nih! Susah banget bacanya!”</p>
<p>Marilah kita petik pelajaran dari seorang pasangan suami istri yang datang pada saya untuk minta nasihat bagaimana menghadapi anak perempuannya,  yang berusia 7 tahun dan punya kebiasaan menggigit kuku dan mengompol.</p>
<p>“Begini Bu, dari pengamatan saya <span id="more-96"></span>anak Ibu ini mengalami kecemasan cukup tinggi dan Ibu perlu ……”, belum selesai saya berbicara tiba-tiba si Ibu memotong pembicaraan dengan  suara kerasnya.</p>
<p>“Lho saya ini kurang perhatian apa Pak. Tidak mungkin dia cemas. Karena semua kebutuhannya kami penuhi dengan baik. Lagi pula saya selalu menemaninya dalam belajar. Seminggu sekali dia kami ajak jalan-jalan bersama kakak-kakaknya. Saya ini kurang apa lagi?”, demikian si Ibu mengemukakan pendapatnya.</p>
<p>“Kecemasan itu bukan hanya berasal dari hal-hal yang Ibu sebutkan tadi. Bisa juga berasal dari tekanan yang Ibu berikan padanya ketika mengajarkan sesuatu”, kata saya.</p>
<p>“Loh saya ini mengajarkan hal yang sama juga kok pada kakak-kakaknya. Mereka semua saya perlakukan dengan sama. Tapi kakak-kakaknya tidak ada masalah sedangkan dia kenapa jadi begini? Saya merasa tidak ada yang salah. Dan kalau saya tidak merasa bersalah apa yang harus saya perbaiki?”, demikian katanya membela diri.</p>
<p>“Sebentar Ibu, memang Ibu berhak untuk tidak merasa bersalah dan ……. “</p>
<p>“Nah benar kan saya tidak bersalah. Berarti anak ini yang memang bermasalah, bukankah begitu?” kata si Ibu kembali memotong pembicaraan.</p>
<p>Itulah yang disebut psikosklerosis! Ya ……. bahasa sederhananya adalah : Pengerasan sikap. Hal ini berakar pada rasa takut dikarenakan kurangnya harga diri. Psikosklerosi adalah kecenderungan alami untuk jatuh cinta pada gagasan kita sendiri dan kemudian dengan gigih memeprtahankannya terhadap apa saja yang baru.</p>
<p>Lawan dari psikosklerosis adalah kelenturan, kemauan untuk mempertimbangkan segi pandangan lain, gagasan  lain walau dengan kemungkinan menghadapi kenyataan bahwa kita bisa  saja salah.</p>
<p>Kelenturan mental adalah pertanda kesehatan harga diri. Menunda sebuah komentar  atau penilaian dan mempertimbangkan semua gagasan terlebih dahulu dalam sebuah situasi memungkinkan kita untuk melihat lebih banyak pilihan dari yang kita bisa bayangkan sebelumnya. Pendekatan seperti  ini sangat penting dalam pemrograman mental untuk mengubah diri kita menjadi lebih baik.</p>
<p>Satu alasan utama mengapa orang gagal dalam hidupnya adalah karena mereka terlalu kaku  dan tidak lentur dalam gagasan mereka. Terutama gagasan tentang diri sendiri dan apa yang mungkin bagi mereka. Mereka mempertimbangkan dan mencari-cari alasan mengapa sesuatu tidak berjalan bagi mereka, bukannya mengapa sesuatu itu akan berjalan bagi mereka.</p>
<p>Dengan memahami hal ini diharapkan kesadaran diri kita akan tumbuh ketika menghadapi kenyataan yang mengharuskan kita berubah. Pada artikel berikutnya saya akan membahas bagaimana cara menyiasati kedua hambatan utama dalam proses perubahan ini.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aguscen.wordpress.com/96/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aguscen.wordpress.com/96/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=96&subd=aguscen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2008/08/30/psikosklerosis-the-greatest-power-in-human-behaviour-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Homeostasis: The Greatest Power in Human Behaviour (1)</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2008/08/30/homeostasis-the-greatest-power-in-human-behaviour-1/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2008/08/30/homeostasis-the-greatest-power-in-human-behaviour-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 16:50:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[Ariesandi Setyono]]></category>
		<category><![CDATA[change]]></category>
		<category><![CDATA[Family Therapist]]></category>
		<category><![CDATA[homeosatis]]></category>
		<category><![CDATA[homeostatis]]></category>
		<category><![CDATA[human behaviour]]></category>
		<category><![CDATA[human power]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan diri]]></category>
		<category><![CDATA[power of human behaviour]]></category>
		<category><![CDATA[psikosklerosis]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[terapi]]></category>
		<category><![CDATA[the secret of change]]></category>
		<category><![CDATA[Therapy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Sepasang suami istri duduk di ruangan saya dengan raut wajah yang tegang. Mereka telah menikah selama sembilan tahun dan hendak memutuskan untuk melakukan perceraian. Namun masih ada setetes embun di hati mereka yang membuat mereka menemui saya. “Jika tak mengingat dua anak yang menjadi tanggung jawab saya maka saya akan langsung putuskan untuk meninggalkan suami [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=93&subd=aguscen&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span class="txtcontent"><span class="txtcontent">Sepasang suami istri duduk di ruangan saya dengan raut wajah yang tegang. Mereka telah menikah selama sembilan tahun dan hendak memutuskan untuk melakukan perceraian. Namun masih ada setetes embun di hati mereka yang membuat mereka menemui saya. “Jika tak mengingat dua anak yang menjadi tanggung jawab saya maka saya akan langsung putuskan untuk meninggalkan suami saya” demikian istrinya berkata pada saya.</span></span></p>
<p>“Sebenarnya adakah hal positif yang ada pada diri suami Anda?” tanya saya pada sang istri.</p>
<p>“Hmmm ….. ya sebenarnya dia itu sabar dan baik. Dia mengurus banyak hal tanpa pernah mengeluh. Satu-satunya hal yang sering dia keluhkan adalah kecerewetan saya. Namun dia seringkali menyinggung perasaan saya. Saya adalah tulang punggung ekonomi keluarga. Saya sih tidak masalah dengan hal itu. Marilah kita sama-sama berbagi tugas sembari menunggu usahanya maju. Namun tindakannya yang menyinggung perasaan saya seringkali membuat saya muak dan benar-benar tak tahan. Dia tak pernah menghargai apa yang telah saya lakukan. Membanting tulang memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.</p>
<p>Bagaimanapun saya juga seorang wanita yang ingin merawat diri saya sendiri, ingin jalan-jalan ke mall dengan santai walaupun tak berbelanja, ataupun ingin bermanja-manja dengannya. Namun setelah semua pekerjaan yang telah saya lakukan saya tak pernah mendapatkan hal yang saya dambakan itu. Saya benci<span id="more-93"></span> tidak bisa menjadi diri saya sendiri. Setiap kali dia meminta maaf maka saya akan memaafkannya. Namun kata-kata maaf itu seakan menjadi kata kunci untuk kesalahannya. Dia terus mengulanginya lagi. Sampai kapan saya tak tahu. Saya jenuh menunggu perubahan yang ia janjikan. Perubahan dirinya maupun perubahan kondisi finansial kami. Saya bosan dengan janji-janjinya! Lebih baik kami berpisah saja!”, demikian semua kalimat itu meluncur deras tanpa bisa dibendung.</p>
<p>“Oke saya mengerti perasaan Anda. Bagaimana dengan anak-anak?” tanya saya.</p>
<p>“Itulah satu hal yang memberatkan saya. Saya tidak ingin anak saya mengalami kejadian yang tak menyenangkan. Saya tak ingin anak-anak saya memiliki orangtua yang bercerai. Tapi saya sudah tak kuat lagi!”, katanya sambil menguraikan air mata.</p>
<p>Beberapa saat setelah ia mulai bisa menenangkan diri maka saya berbicara dengan suaminya.</p>
<p>“Apa yang bisa saya bantu?” tanya saya pada suaminya.</p>
<p>“Ya itulah saya ini bingung. Saya selama ini tidak melakukan hal-hal yang aneh. Saya tidak main perempuan, saya tidak berjudi, saya tidak pernah keluar dengan teman-teman saya, bahkan merokok saja pun saya tidak suka. Sehari-hari saya hanya mengurus anak-anak. Dari mulai memandikan, memberi makan, mengantarnya sekolah, menjemputnya, mengajaknya main, dan menemani belajar. Namun setelah itu semua saya lakukan yang saya dapatkan adalah sikap uring-uringan dari istri tanpa sebab yang jelas. Saya pun tak ingin menjalani kondisi finansial seperti ini. Namun apa mau dikata semua usaha yang saya lakukan belum membuahkan hasil seperti yang kami harapkan”, demikian kata suaminya dengan wajah memelas.</p>
<p>“Menurut Bapak apakah tuduhan istri Anda yang mengatakan bahwa ia sering tersinggung dengan sikap Bapak itu benar?”, tanya saya berusaha mengklarifikasi data yang ada.</p>
<p>“Sejujurnya saya terkadang tak pernah merasa menyinggung perasaannya. Tapi jika meminta maaf bisa meredakan ha itu maka saya akan lakukan. Saya harus bagaimana lagi?”, sambungnya dengan nada masih memelas.</p>
<p>“Tapi sikapmu itu memang sering menyinggung perasaanku!”, tiba-tiba istrinya memotong dengan sikap sinis.</p>
<p>“Sebentar Ibu sabar dulu”, demikian saya berusaha menengahi mereka.</p>
<p>“Saya sudah sabar bertahun-tahun tanpa hasil. Sikapnya yang merasa tak bersalah inilah yang sering memicu saya untuk marah! Kondisi keuangan kami sudah memprihatinkan namun ia tak pernah melakukan usaha lebih keras demi kemajuan. Setelah mengantar anak sekolah ia pulang ke rumah dan tidur sampai siang!”, kata istrinya benar-benar seperti air bah yang tak bisa dibendung.</p>
<p>“Lalu saya harus melakukan apa. Semuanya kan tergantung pelanggan saya. Saya tak bisa memaksa mereka untuk melakukan pesanan jika mereka memang tak membutuhkannya, kan?”, kata suaminya berusaha membela diri.</p>
<p>“Baiklah mulai sekarang Anda hanya boleh bicara jika saya tanya, oke?”, kata saya mengambil kendali situasi yang tak menentu tersebut.</p>
<p>Setelah melakukan wawancara dengan keduanya saya pun mulai mendapatkan gambaran tentang apa yang bisa saya lakukan untuk membantu keduanya. Singkat cerita saya membantu mereka sebanyak tiga sesi terapi setelah menemukan akar masalahnya.</p>
<p>Permasalahan mereka sebenarnya adalah muatan emosi masa lalu yang terus dibawa-bawa. Muatan emosi negatif itu terpicu ketika seseorang melakukan hal yang mirip dengan pertama kali muatan emosi itu muncul dari sebuah pemaknaan.</p>
<p>Sang istri mudah sekali merasa tersinggung jika idenya ditolak. Bahkan untuk ide keluar makan malam yang ditolak pun ia bisa merasa tersinggung berat. Ia merasa harga dirinya direndahkan. Ia tahu bahwa marah tak menyelesaikan masalah. Namun setiap kali ia berusaha menahan rasa marahnya maka ia semakin ingin meledak. Dan akhirnya …….. meledak juga!</p>
<p>Hal ini bermula dari kejadian ketika sang istri, yang waktu itu masih seorang anak 5 tahun, disalahkan dan dimarahi oleh kakaknya. Rasa jengkel dan marah itu masih mengganjal dan dibawa terus sampai dewasa. Akibatnya ia mudah sekali merasa tersinggung. Jika dengan orang lain maka ia bisa menahan emosi negatif tersebut. Namun ketika sampai di rumah dan suami atau anak-anak . melakukan satu hal kecil saja yang bisa memicu memori tersebut maka tumpukan emosi negatif yang sudah menggunung tersebut akan langsung meledak tanpa ampun.</p>
<p>Ia tahu bahwa harusnya ia tak boleh seperti itu. Hal itu bisa merugikan perkembangan anak-anaknya. Namun keinginannya untuk berubah tak pernah kunjung kesamapaian. Baginya perubahan itu terasa sangat sulit dan memakan waktu cukup lama.</p>
<p>Masalah yang dialami pasangan di atas adalah salah satu dari sekian banyak masalah yang bisa kita jumpai sehari-hari. Muatan emosi negatif yang tak terselesaikan di masa kecil menjadi beban yang terus dibawa sampai di kehidupan dewasa.</p>
<p>Efek dari muatan emosi negatif tersebut bisa dirasakan di semua aspek kehidupan. Pada aspek relasi dengan pasangan, relasi dengan anak, kondisi finansial dan bahkan kesehatan.</p>
<p>Di samping itu ada sebuah daya lain yang tak kalah kuatnya yang menyebabkan perubahan perilaku susah dilakukan. Daya ini adalah “homeostasis”. Homeostasis adalah suatu daya yang berusaha mengembalikan kita pada kondisi semula. Jika kita bicara perilaku manusia maka daya ini adalah musuh nomor satu dari perubahan. Setiap orang yang ingin berubah dan setiap terapis yang membantu kliennya untuk berubah harus bisa menghadapi homeostasis.</p>
<p>Ini seperti anda menarik sebuah karet gelang. Ada sebuah daya yang kasat mata yang menahan gerakan anda untuk meregangkan karet gelang tersebut. Itulah perubahan. Setiap kali kita ingin berubah maka kita merasa tak nyaman. Kita ingin kembali ke kondisi semula.</p>
<p>Pernahkah anda menemui seseorang yang mengeluhkan rekan kantornya yang brengsek, sistem manajemen kantor yang tidak bagus dan atasan yang semena-mena? Namun ia tetap bekerja di sana sampai bertahun-tahun kemudian. Ia tak berani keluar dari zona tersebut. Baginya walaupun merasa tak nyaman namun satu hal yang sudah pasti : ketidaknyamanan tersebut sudah bisa diukurnya. Daripada menghadapi resiko ketidaknyamanan yang lebih parah di tempat baru maka lebih baik di tempat lama.</p>
<p>Itulah homeostasis. Daya ini sangat luar biasa. Bekerja di pikiran bawah sadar. Setiap keinginan sadar kita untuk berubah mendapat tantangan yang besar. Bagaimanapun juga ada satu alasan positif yang didapat jika kita tidak berubah. Karena alasan inilah maka homeostasis ada. Hanya saja ini tidak sinkron dengan keinginan sadar kita.</p>
<p>Tantangan setiap terapis adalah membantu kliennya menyinkronkan program pikiran bawah sadar dan pikiran sadar. Jika ini bisa dilakukan maka perubahan adalah hal yang sangat mudah.</p>
<p>Satu hal yang perlu diingat adalah homeostasis ada di setiap level pencapaian kita. Ketika kita keluar dari sebuah habit lama dan masuk ke habit baru maka segera setelah itu kita masuk dalam sebuah zona kenyamanan yang baru. Zona ini menjadi tantangan lagi bagi perbaikan lebih lanjut.</p>
<p>Kita akan membahas bagaimana mengatasi homeostasis ini pada artikel berikutnya.</p>
<p>www.ariesandi.com</p>
<p>posted by: Agus Setiawam, C.Ht. &#8211; Subconscious Coach</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aguscen.wordpress.com/93/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aguscen.wordpress.com/93/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&blog=3329731&post=93&subd=aguscen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2008/08/30/homeostasis-the-greatest-power-in-human-behaviour-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>