<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Agus Setiawan</title>
	<atom:link href="http://aguscen.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aguscen.wordpress.com</link>
	<description>Blog Hipnosis dan Hipnoterapi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Oct 2011 13:45:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='aguscen.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Agus Setiawan</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://aguscen.wordpress.com/osd.xml" title="Agus Setiawan" />
	<atom:link rel='hub' href='http://aguscen.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Workshop Bacakilat di Surabaya</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2009/11/16/156/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2009/11/16/156/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 07:12:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/2009/11/16/156/</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda Punya Hobi Beli Buku Tanpa Sempat Membacanya? Dan Anda Memiliki Tumpukan Buku yang Menunggu Anda Membacanya&#8230; Apakah Anda Harus Membaca Buku Pelajaran/Kuliah yang Begitu Banyak? Atau Anda Harus Membaca Laporan Kantor Anda yang sudah Menumpuk? Atau Anda Ingin Menguasai Hal Baru Namun Belum Sempat Membaca? Atau Anda merasa sangat malas untuk membaca, tapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=156&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Apakah Anda Punya Hobi Beli Buku Tanpa Sempat Membacanya?</strong></h2>
<h2><strong>Dan Anda Memiliki Tumpukan Buku yang Menunggu Anda Membacanya&#8230;</strong></h2>
<h2><strong>Apakah Anda Harus Membaca Buku Pelajaran/Kuliah yang Begitu Banyak?</strong></h2>
<h2><strong>Atau Anda Harus Membaca Laporan Kantor Anda yang sudah Menumpuk?</strong></h2>
<h2><strong>Atau Anda Ingin Menguasai Hal Baru Namun Belum Sempat Membaca?</strong></h2>
<h2><strong>Atau Anda merasa sangat malas untuk membaca, tapi merasa ingin atau Harus Membaca?</strong></h2>
<h2><strong>Anda Bingung Karena Selalu Tidak Ada Waktu yang Cukup untuk Membaca?</strong></h2>
<p><strong>Bagaimana jika</strong> Ada sebuah teknik yang akan mempercepat proses Anda membaca&#8230;</p>
<p>Bagaimana jika Anda bisa membaca dengan kecepatan <strong>1 halaman per detik&#8230;</strong></p>
<p>Bagaimana jika Anda bisa mempersingkat waktu menguasai sebuah buku sampai 3 jam atau bahkan kurang dengan pengertian tinggi&#8230;</p>
<p>Bagaimana jika ternyata teknik ini memang memanfaatkan apa yang dimiliki semua orang dan sangat mudah menguasainya&#8230;</p>
<p><strong>Artinya Anda BISA menguasainya. Asalkan Anda TAHU caranya!</strong></p>
<p>Ya, sekarang Anda bisa tahu caranya! Bisa menerapkannya dengan mudah! Mendapatkan hasil yang sama dengan peserta lain yang telah mengikuti WORKSHOP <strong><em>BACAKILAT</em></strong><strong><sup>®</sup></strong>!</p>
<p>Anda bisa melihat bagaimana mereka bisa menjawab dan menjelaskan apa yang telah mereka <strong><em>BACAKILAT</em></strong><strong><sup>®</sup></strong>, hanya diperlukan waktu yang sangat singkat untuk membuatnya terjadi. Tanpa Rekayasa, rekaman ini langsung direkam pada sesi akhir, sesi test workshop <strong><em>BACAKILAT</em></strong>.</p>
<p>Lihat videonya di <a href="../../../../../category/testimoni/">http://bacakilat.com/category/testimoni/</a></p>
<p><a href="../../../../../langkah-kedua-dari-rangkaian-bacakilat/">http://bacakilat.com/langkah-kedua-dari-rangkaian-bacakilat/</a></p>
<p>“Sebagai seorang pembelajar sejati di Universitas Kehidupan saya sangat gemar membaca. Banyaknya informasi yang perlu saya baca dan pelajari memaksa saya untuk menemukan cara efektif untuk membaca dengan cepat, tepat, efektif, dan efisien. Saya belajar berbagai teknik membaca hingga akhirnya saya menguasai teknik yang sangat powerful yang membuat saya mampu membaca dan mencerna isi buku dengan begitu cepat dan mudah.</p>
<p>Namun, berbeda dengan apa yang saya kuasai, teknik <strong>Bacakilat</strong> yang dikembangkan dan diajarkan oleh Agus Setiawan jauh lebih dahsyat karena menggabungkan tidak hanya psikologi pembelajaran, cara kerja otak dan memori, motivasi, dan juga teknologi pikiran yang sangat <em>advanced</em> yang memungkinkan seseorang membaca dengan sangat cepat namun tetap dengan tingkat pemahaman materi yang sangat tinggi. Saya sangat menyarankan siapa saja, yang serius ingin maju dan berkembang dalam hidupnya, untuk belajar teknik <strong>Bacakilat</strong> kepada Agus.”</p>
<p>~<strong>Adi W. Gunawan</strong></p>
<p>Dalam workshop <strong><em>BACAKILAT</em></strong><strong><sup>®</sup></strong> ini Anda akan belajar dengan cara yang menyenangkan:</p>
<p>Empat langkah sistem <strong><em>BACAKILAT</em></strong><strong><sup>®</sup></strong> yang terbukti mempercepat proses membaca dan meningkatkan pengertian Anda:</p>
<ul>
<li>Bagaimana dalam waktu singkat Anda bisa menilai sebuah buku, apakah buku itu pantas Anda baca</li>
<li>Meningkat kecepatan membaca dalam waktu 10 menit tanpa fiksasi mata yang melelahkan</li>
<li>Bagaimana membaca dengan berbagai kecepatan sesuai dengan kebutuhan Anda</li>
<li>Bagaimana membaca buku setebal ratusan halaman dalam hitungan menit</li>
<li>Bagaimana menyerap semua yang Anda baca dan menerapkannya ke dalam kehidupan Anda</li>
<li>Bagaimana menemukan jawaban yang Anda inginkan hanya dengan intuisi Anda</li>
<li>Menghilangkan Sabotase diri dalam belajar</li>
<li>Meningkatkan IQ Anda dengan cepat dan mudah dan bisa dilakukan berulang-ulang</li>
<li>Menerapkan baca kilat dalam berbagai bahan bacaan (teknis, manual, matematika, sejarah, e-book, email, webpages, koran dll.)</li>
<li>Mengintegrasikan <strong><em>BACAKILAT</em></strong><strong><sup>®</sup></strong> bagian dari kemampuan Anda, dan masih banyak lagi</li>
</ul>
<p>Dalam dua hari yang sangat fun ini Anda akan dibimbing untuk menguasai semua teknik itu dengan baik. Investasi dua hari ini akan menjadi investasi dengan ROI yang selalu meningkat sepanjang hidup Anda. Layaknya menyetir mobil, ini adalah keahlian yang tidak akan hilang dari diri Anda. Dan setiap kali Anda mempraktikkannya akan semakin kuat.</p>
<p>Siapapun Anda, apapun profesi Anda, Anda perlu membaca. Lebih tepatnya Anda perlu membaca dengan sangat cepat, mudah, dan dengan pengertian yang tinggi. <strong><em>BACAKILAT</em></strong><strong><sup>®</sup></strong> menjadi jawaban atas kebingungan Anda selama ini.</p>
<p><strong>Daftar Sekarang&#8230; Karena Kelas akan segera kami tutup begitu pesertanya penuh (20 peserta)</strong></p>
<p><strong>Waktu dan Tempat:</strong></p>
<p>5 &#8211; 6 Desember 2009</p>
<p>Nice<strong> </strong>Cafe Surabaya</p>
<p>Jln. Ngagel Jaya Selatan Komplek Ruko RMI Blok F-26 (Hadap Kebun Bibit) Surabaya</p>
<p><strong>Investasi: Rp 3.450.000</strong></p>
<p><strong>Early bird: Rp 1.950.000 </strong><strong>Sebelum tanggal 30 November 2009</strong></p>
<p>Peserta mendapatkan Seminar kit, sertifikat dan Sebuah buku bacaan. Makan siang dan Snack 2 kali.</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>Daftar Sekarang:</strong></p>
<p><strong>Dwi Sanda: 085 852 809338 atau 031 72763136<br />
</strong></p>
<p>Untuk memaksimalkan hasil yang Anda peroleh, kelas hanya dibuka untuk <strong>20 peserta</strong> saja. <strong>Tempat sangat terbatas!!!</strong></p>
<p>Pendaftaran dapat dilakukan melalui transfer ke:</p>
<p>Bank BCA an <strong>Aji Widiarto Suteja 01 03 290 233</strong></p>
<p>Fax ke:<strong> 031 50 16167<br />
</strong></p>
<p>Sertakan Nama, Alamat, Email, No HP dan No telp Rumah.</p>
<p><strong><em>BACAKILAT</em></strong><strong><sup>®</sup></strong><strong><sup> </sup></strong>adalah teknik membaca secepat pandangan mata. Anda membaca dengan kecepatan satu halaman per detik atau sekitar 25.000 kata per menit. Dalam workshop akan diajarkan mekanisme kerja pikiran dalam membaca, dengan melibatkan pikiran bawah sadar – <em>tidak seperti membaca pada umumnya yang hanya menggunakan pikiran sadar yang sangat terbatas kemampuannya</em>- pikiran bawah sadar akan menyerap informasi dengan kecepatan tinggi layaknya kecepatan potret dalam menangkap objek atau secepat mesin fotocopy meng-copy data halaman demi halaman dan menyimpannya dalam memori di pikiran bawah sadar. Selanjutnya informasi yang tersimpan itu tinggal anda aktifkan ke pikiran sadar saat anda memerlukannya.</p>
<p>WorkShop selama 2 hari ini akan dipandu sendiri secara langsung oleh Founder <strong><em>BACAKILAT</em></strong><strong><sup>®</sup></strong> Agus Setiawan, C.Ht. seorang pembelajar yang selalu mencari cara paling cepat, efektif dan efisien dalam segala hal. Metode yang diterapkan dalam workshop ini adalah hasil pencarian panjangnya mulai dari dunia kedokteran, berbagai pengetahuan tentang pemberdayaan, NLP, Hipnosis hingga Hipnoterapi- saat ini Agus adalah praktisi aktif Hipnoterapi yang direkomendasikan oleh sebuah lembaga Hipnosi terkemuka di Indonesia QHI – Agus juga aktif memberikan training Teenager Camp bersama Sinotif.</p>
<p>Latar belakang sebagai praktisi NLP dan Hipnoterapis membuatnya sering disebut sebagai Subconscious Coach dan memang sangat ‘pas’ metode yang diterapkannya dalam workshop <strong><em>BACAKILAT</em></strong><strong><sup>®</sup></strong> sehingga mampu mempercepat perubahan (transformasi diri) para pesertanya, karena keahliannya merestrukturisasi pikiran bawah sadar membuat proses pembelajaran workshop menjadi sangat menarik dan nyaman diikuti.</p>
<br />Posted in Event  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aguscen.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aguscen.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aguscen.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aguscen.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/156/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=156&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2009/11/16/156/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apakah Mungkin Membaca buku 1 halaman 1 detik?</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2009/11/13/apakah-mungkin-membaca-buku-1-halaman-1-detik/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2009/11/13/apakah-mungkin-membaca-buku-1-halaman-1-detik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 17:46:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Self Development]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[bacakilat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ini adalah pertanyaan Anda. Termasuk saya dulu, saya juga selalau mempertanyakan teknik ini. Bagaimana mungkin ini bisa terjadi, membaca buku dengan kecepatan satu halaman per detik. Jauh lebih cepat dari speed reading atau bacakilat. Mungkin saja Anda juga skeptis menilai ini. Saya juga memulainya dengan kondisi yang sama. Saya sangat tertarik dengan pengetahuan perkembangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=151&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin ini adalah pertanyaan Anda. Termasuk saya dulu, saya juga selalau mempertanyakan teknik ini. Bagaimana mungkin ini bisa terjadi, membaca buku dengan kecepatan satu halaman per detik. Jauh lebih cepat dari speed reading atau bacakilat.</p>
<p>Mungkin saja Anda juga skeptis menilai ini. Saya juga memulainya dengan kondisi yang sama. Saya sangat tertarik dengan pengetahuan perkembangan diri. Kekuatan pikiran sampai bagaimana dengan memanfaatkan kekuatan pikiran, kita bisa membantu orang lain sembuh dari masalahnya.</p>
<p>Saya selalu ingin menemukan cara yang mudah dan cepat untuk meningkatkan diri saya, membantu orang lain mencapai potensi yang maksimal dari dirinya, pencarian ini membawa saya menemukan sebuauh teknik membaca yang membuat saya terperangah, dan juga skeptis seperti Anda saat ini.</p>
<p>Maka saya melakukan riset, banyak orang di dunia ini yang berhasil menguasai teknik ini dengan nama yang berbeda-beda. Mereka dengan mudah menyedot informasi dari buku dan tiba-tiba saja sudah berada dalam pikiran mereka. Ini sungguh sebuah teknik yang sangat gila menurut saya.</p>
<p>Apa yang ada dalam diri manusia sampai seseorang bisa menguasai teknik membaca ini. Bukan seseorang saja, bahkan sangat banyak orang yang bisa menggunakannya. Termasuk Anthony Robbins<span id="more-151"></span> dan Brian Tracy menggunakan teknik ini untuk meningkatkan diri mereka dari membaca.</p>
<p>Bukti bahwa teknik ini bisa berhasil sudah saya dapatkan, namun saya juga masih belum puas. Saya mencari lagi literatur yang menjelaskan bagaimana kita bisa menguasai teknik ini. Karena menurut saya, jika kita semua bisa menguasai teknik ini, maka perkembangan diri kita akan menjadi sangat luar biasa. Maka, pada akhirnya, bangsa Indonesia menjadi jauh lebih baik lagi. Karena sumber daya manusia meningkat. Mengingat minat membaca bangsa kita masih belum begitu tinggi, mudah-mudahan teknik ini bisa meningkatkan minat membaca kita semua. Karena umumnya kita terpentok masalah waktu, benar begitu?</p>
<p>Akhirnya sedikit demi sedikit saya mulai menemukan mengapa jika kita tahu caranya, kita juga bisa melakukannya. Membaca dengan kecepatan 1 halaman 1 detik. Ternyata semua kemampuan kita sudah ada dalam diri kita. Sudah ada dalam fisik kita, sudah ada dalam pikiran kita. Hanya saja selama ini kita belum menyadarinya. Karena belum menyadarinya, maka kita belum bisa menggunakannya.</p>
<p>Membaca 1 halaman per detik ini layaknya memotret apa pun yang kita pandang dan memasukkannya ke dalam pikiran kita, lebih tepatnya pikiran bawah sadar. Angka yang sangat mengejutkan, ternyata mata kita, dalam waktu 1 detik bisa menangkap 100 juta bit informasi. Jika kita melihat 1 bentuk bola, itu adalah 1 bit, warna bola masing-masing 1 bit. Jadi dalam sekali pandang, mata manusia bisa menangkap semua informasi yang ada.</p>
<p>Indera pendengaran kita menangkap 30.000 bit informasi per detik. Sedangkan indera peraba dari seluruh tubuh kita digabungkan menangkap 100 juta bit informasi per detik juga.</p>
<p>Ternyata kemampuan indera kita ini tidak dibarengin dengan kekuatan pikiran sadar. Karena pikiran sadar kita hanya bisa menangkap 15-50 bit informasi per detiknya. Memang demikian kerja pikiran sadar kita. Jika pikiran sadar kita juga bisa menerima semua informasi ini, maka mungkin rumah sakit jiwa sudah penuh sejak dulu kali ya. Inilah Luar Biasanya Tuhan. Tuhan menciptakan kita dengan sistem yang begitu canggih.</p>
<p>Ke mana semua informasi yang ditangkap semua indera kita tadi? Semuanya tersimpan dalam pikiran bawah sadar kita. Dan pikiran bawah sadar kita akan berkomunikasi dengan kita jika kita berhadapan dengan sesuatu. Mungkin Anda perlu mengingat sebuah informasi dan tiba-tiba saja, AHA, Anda ingat semua yang Anda butuhkan. Ini adalah salah satu bentuk dari intuisi.</p>
<p>Pikiran bawah sadar berkomunikasi dengan cara memberitahu kita dengan intuisi kita.</p>
<p>Bacakilat memanfaatkan kekuatan indera kita dan juga kekuatan pikiran bawah sadar kita untuk membuat teknik ini bisa berhasil. Bagaimana prosesnya, akan saya jelaskan dalam buku bacakilat. Segera terbit nanti. Tunggu ya tanggal mainnya. Namun, dalam workshop bacakilat, saya akan membimbing setiap peserta untuk bisa mengaktifkan semua kemampuan kita ini untuk bisa membacakilat, membaca dengan kecepatan 1 halaman satu detik.</p>
<p>Buat Anda yang ingin cepat menguasainya, silakan ikut workshop, jika Anda ingin belajr sendiri juga bisa, namun memang membutuhkan waktu yang agak lama dibanding workshop. Salah satau hal penting dalam workshop adalah menghilangkan program dalam diri kita yang menghambat kita untuk berkembang dan meningkatkan diri. Misalnya rasa malas, kurang konsentrasi, merasa tidak percaya diri dan lain-lain.</p>
<p>Juga setiap peserta bisa masuk ke dalam kondisi yang ideal untuk belajar. Di mana kondisi ini kita semua berada dalam kondisi reseptif dan intuitif. Kondisi yang bisa membuat kita meningkatkan IQ kita. Menyeimbangkan otak kanan dan kiri. Meningkatkan kualitas diri kita dari dalam.</p>
<p>Sampai akhirnya, setiap peserta bisa menguasai bacakilat dan bisa membaca dengan kecepatan 1 halaman 1 detik, dan tetap menikmati proses membaca, tanpa fiksasi mata yang melelahkan sepanjang kita membaca. Dan, kita mendapatkan pengertian yang tinggi dari proses kita membaca. Memabca jauh lebih singkat waktunya, pengertian yang tinggi untuk perkembangan diri kita. Termasuk meningkatkan nilai.</p>
<br />Posted in Self Development Tagged: Agus Setiawan, bacakilat <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aguscen.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aguscen.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aguscen.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aguscen.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/151/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=151&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2009/11/13/apakah-mungkin-membaca-buku-1-halaman-1-detik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pelatihan bacakilat Angkatan III</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2009/10/21/pelatihan-bacakilat-angkatan-iii/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2009/10/21/pelatihan-bacakilat-angkatan-iii/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 02:17:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Seberapa Sering Anda Mengatakan: “Saya Belum Sempat Membaca Buku Itu, Tapi Saya Pengen Sekali!” Apakah Anda sering merasa kekurangan waktu untuk membaca buku? Apakah Anda sering membaca buku tidak lewat dari bab pertama? Apakah Anda sering ketiduran saat membaca buku? Apakah Anda sering membeli buku, lalu tersimpan tanpa sempat membacanya? Apakah Anda menghadapi tumpukan laporan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=149&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color:#0000ff;"><strong>Seberapa Sering Anda Mengatakan: “Saya Belum Sempat Membaca Buku Itu, Tapi Saya Pengen Sekali!”</strong></span></h1>
<p><span style="color:#000000;">Apakah Anda sering merasa kekurangan waktu untuk membaca buku?</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Apakah Anda sering membaca buku tidak lewat dari bab pertama?</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Apakah Anda sering ketiduran saat membaca buku?</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Apakah Anda sering membeli buku, lalu tersimpan tanpa sempat membacanya?</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Apakah Anda menghadapi tumpukan laporan dan buku yang harus Anda baca?</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Bayangkan,</strong> seandainya Anda memiliki kemampuan membaca buku dalam waktu yang sangat singkat dan dengan pemahaman yang tinggi, bagaimana jadinya kehidupan Anda?</span></p>
<p align="center"><span style="color:#000000;"><strong><em>Leaders are Readers – </em></strong></span><em><span style="color:#000000;">Charles Jones</span><strong> </strong></em></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Setiap pemimpin adalah seorang pembaca.</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Siapapun Anda, apapun profesi Anda, jika Anda ingin sukses bersaing di era informasi yang berkembang sangat cepat ini, Anda perlu membaca, lebih tepatnya Anda perlu <strong>membaca dengan sangat cepat plus pemahaman yang tinggi.</strong> <span id="more-149"></span>Dengan membaca, Anda mengembangkan potensi diri Anda ke tahap yang lebih tinggi. Anda bisa menjadi siapapun yang Anda inginkan dengan pengetahuan yang Anda baca.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Setiap bulannya ada lebih dari 900 buku baru, baik fiksi maupun nonfiksi yang terbit dan dijual di berbagai toko buku. Betapa cepatnya arus informasi saat ini. Pengetahuan dan informasi itu sedang menunggu untuk diserap dan dimanfaatkan oleh Anda.</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Sekarang,</strong> membaca menjadi sangat mudah dengan BACAKILAT<sup>®</sup>. Anda bisa membaca buku dalam waktu yang sangat singkat, dengan pemahaman yang tinggi dan menikmati setiap proses membaca.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">BACAKILAT<sup>® </sup>adalah sebuah teknik membaca secepat pandangan mata. Anda membaca dengan kecepatan 1 halaman per detik atau sekitar 25.000 kata per menit. Pikiran bawah sadar Anda akan menyerap informasi dengan kecepatan tinggi, ibarat memotret atau mem-fotokopi halaman demi halaman dan menyimpannya di pikiran bawah sadar. Kemudian informasi itu tinggal Anda aktifkan untuk membawanya ke pikiran sadar Anda.</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Apa yang Anda dapatkan dari Workshop BACAKILAT</strong><sup>®</sup><strong>?</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;">Merestrukturisasi diri Anda, menemukan diri Anda yang sebenarnya, dan memutuskan sabotase dalam diri Anda.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Menggunakan kekuatan otak dan pikiran untuk memaksimalkan potensi diri Anda.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Membaca secara aktif dan mendapatkan semua informasi yang Anda butuhkan dari buku yang Anda baca.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Membangkitkan kejeniusan dalam diri Anda.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Mengerti setiap tingkatan dalam membaca dan memanfaatkannya untuk memaksimalkan hasil membaca.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Membaca sebuah buku dengan ketebalan 200 – 300 halaman dalam waktu kurang dari 15 menit.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Menemukan jawaban atau materi yang Anda inginkan dan butuhkan dari buku dengan intuisi Anda.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Menerapkan baca kilat dalam berbagai bahan bacaan (teknis, manual, matematika, sejarah, e-book, email, webpages, koran dll.)</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Membuat buku yang Anda baca menjadi “milik” Anda.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Mengintegrasikan BACAKILAT<sup>®</sup> bagian dari kemampuan Anda, dan masih banyak lagi.</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Siapa yang perlu mengikuti Workshop BACAKILAT</strong><sup>®</sup><strong>?</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#000000;">Para profesional</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Manager</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Salesman</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Pebisnis termasuk bisnis MLM dan asuransi</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Mahasiswa dan pelajar</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Dan setiap insan yang selalu ingin bertumbuh kembang menjadi lebih baik.</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Waktu dan Tempat:</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Hotel Santika – K.S. Tubun Jakarta Barat</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Tanggal 28 -29 November 2009</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Investasi: Rp 3.450.000</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Early bird: <span style="color:#0000ff;">Rp 2.450.000</span> </strong><strong>Sebelum tanggal 16 November 2009</strong><strong> </strong></span></p>
<p align="center"><span style="color:#000000;"><strong>Daftar Sekarang:</strong></span></p>
<p align="center"><span style="color:#000000;"><strong>Dwi Noviani: 0817 68 20000</strong></span></p>
<p align="center"><span style="color:#0000ff;">Untuk memaksimalkan hasil yang Anda peroleh, kelas hanya dibuka untuk <strong>25 peserta</strong> saja. <strong>Tempat sangat terbatas!!!</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Pendaftaran dapat dilakukan melalui transfer ke:</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Bank BCA an <strong>Dwi Noviani 0690 22 6669 </strong>cabang Muara Karang</span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Workshop BACAKILAT</strong><sup>®</sup><strong> ini dibawakan oleh:</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong>Agus Setiawan, C.Ht</strong></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong><em>Subconscious Coach,  Hipnoterapis, Founder BACAKILAT</em></strong><sup>®</sup></span></p>
<p>Agus Setiawan, dikenal dengan Subconscious Coach, adalah seorang terapis lulusan Quantum Hypnosis Indonesia, sebuah lembaga pelatihan Hipnosis dan Hipnoterapi terkemuka dan telah diterima dan diajarkan secara akedemis di UBAYA.</p>
<p>Sekian tahun pencariannya mencari apa yang menjadi passionnya, akhirnya dia menemukan terapi berbasis manajemen gelombang otak, atau yang lebih dikenal dengan terapi berbasis hipnosis.</p>
<p>Membantu orang lain menjadi lebih baik telah membawanya melakukan pencarian, mulai dari keinginan menjadi seorang dokter sampai saat ini menjadi salah seorang terapis andal yang direkomendasikan oleh <a href="http://www.quantum-hypnosis.com/index.php?pid=alumni">Quantum Hypnosis Indonesia</a>.</p>
<p>Untuk membantu orang lain mengalami transformasi dengan lebih mudah, Agus pun mendalami hipnoterapi (dengan teknik-teknik restrukturisasi yang terkini dan terbukti), EFT, NLP, Metode Sedona, dan terus mengup-grade dirinya.</p>
<p>Agus juga mengembangkan pelatihan bagi anak-anak remaja bersama <a href="http://hindragunawan.com">Hindra Gunawan</a> yang bernaung di bawah <a href="http://www.sinotif.com">Sinotif</a> bimbingan belajar terkemuka dan menjadi pilihan utama para orangtua.</p>
<p>Saat ini Agus sedang mengembangkan sebuah pelatihan yang sangat ditunggu-tunggu oleh setiap orang yang gemar membaca dan ingin membaca dengan kecepatan yang super dan mendapatkan manfaat dari apa yang mereka baca.</p>
<br />Posted in Event  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aguscen.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aguscen.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aguscen.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aguscen.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/149/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=149&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2009/10/21/pelatihan-bacakilat-angkatan-iii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hipnosis Menyebabkan Gangguan Keseimbangan Bawah Sadar?</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2009/10/11/hipnosis-menyebabkan-gangguan-keseimbangan-bawah-sadar/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2009/10/11/hipnosis-menyebabkan-gangguan-keseimbangan-bawah-sadar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 15:38:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[hipnoterapis]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[hipnosis]]></category>
		<category><![CDATA[hipnoterapi]]></category>
		<category><![CDATA[hipnotis]]></category>
		<category><![CDATA[phobia]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran bawah sadar]]></category>
		<category><![CDATA[trauma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa orang klien menanyakan kepada saya bahwa ada yang mengatakan kepada mereka bahwa hipnosis bisa menyebabkan gangguan keseimbangan di pikiran bawah sadar. Apakah ini benar? Mari kita lihat hebatnya pikiran bawah sadar kita. Pertama kita lihat dulu bagaimana kondisi hipnosis sebenarnya. Banyak sekali pengertian yang diberikan di dunia tentang hipnosis, definisi hipnosis yang paling banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=144&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-145" title="Hipnosis" src="http://aguscen.files.wordpress.com/2009/10/hipnosis.jpg?w=460" alt="Hipnosis"   />Beberapa orang klien menanyakan kepada saya bahwa ada yang mengatakan kepada mereka bahwa hipnosis bisa menyebabkan gangguan keseimbangan di pikiran bawah sadar. Apakah ini benar? Mari kita lihat hebatnya pikiran bawah sadar kita.</p>
<p>Pertama kita lihat dulu bagaimana kondisi hipnosis sebenarnya. Banyak sekali pengertian yang diberikan di dunia tentang hipnosis, definisi hipnosis yang paling banyak diterima adalah berasal dari US Department of Education, Human Services Division yang mana terjemahannya adalah &#8220;Ditembusnya faktor kritis dari pikiran dan diterimanya sugesti tertentu&#8221;.</p>
<p>Dalam definisi itu tidak ada yang namanya relaksasi fisik. Dan penembusan faktor kritis ini bisa menggunakan banyak cara, lebih tepatnya ada lima cara untuk menembus faktor kritis ini dan membuat suatu hal atau informasi diterima oleh orang:</p>
<p><strong>1. Figur otoritas</strong>, jika sebuah informasi disampaikan oleh seorang yang dianggap orang yang penting, punya pengetahuan (menurut Anda), dan Anda menganggap ini adalah orang yang hebat, dengan latar belakangnya yang luar biasa, maka orang ini akan dengan sangat mudah menghipnosis Anda. Anda akan menerima apa yang dikatakan oleh orang ini tanpa menganalisa. Anda akan lebih cenderung menerima informasi yang disampaikan oleh orang ini, Hipnosis bisa juga disebut sebagai proses mempelajari atau menghilangkan pelajaran (belief) yang selama ini kita miliki.</p>
<p><strong>2. Repetisi</strong>, atau pengulangan, ini adalah sebuah cara yang sangat umum dipakai kebanyakan orang, dengan menanamkan sebuah informasi terus menerus ke dalam diri kita, membuat faktor kritis kita tidak tahan dan akhirnya jebol dan diterima oleh pikiran bawah sadar kita. Misalnya ada iklan yang diputar berulang-ulang sekali jalan, ini juga adalah bentuk dari komunikasi yang menghipnosis. Atau dalam dunia pengembangan diri ini disebut sebagai afirmasi.</p>
<p><strong>3. Identifikasi kelompok</strong>, Jika Anda tertarik, memiliki banyak kesamaan atau Anda mengidolakan <img title="More..." src="http://agus-setiawan.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" />seseorang, maka Anda akan cenderung untuk menggunakan cara berpikir orang yang Anda idolakan tersebut, dari sisi positif, menjadikan orang yang sukses, atau sekelompok orang sukses sebagai<span id="more-144"></span> role model. Atau sebaliknya menjadikan sebuah kelompok sebagai role model yang negatif. Bisa juga dijelaskan sebagai berikut, untuk bisa diterima oleh kelompok tertentu, maka seseorang akan menjalankan &#8220;budaya&#8221; yang ada dalam kelompok itu dan menjadikan itu bagian dari dirinya. Ini bisa sangat positif bisa juga negatif.</p>
<p><strong>4. Emosi yang tinggi</strong>, Sebuah kejadian yang mengandung emosi tinggi akan kita ingat sepanjang masa. Sebagai contoh, ada seorang teman saya yang menganggap bahwa pintar itu enak, hidup pasti enak dan makmur, karena dia melihat ayahnya sangat pintar dan sangat sukses dalam pekerjaannya, namun suatu hari, Ayahnya dipecat dari pekerjaan, ini mengakibatkan sebuah guncangan emosi yang besar dalam dirinya, saat itu dia memasukkan sebuah pengertian dalam diri (pikiran)-nya bahwa bekerja dengan orang lain itu sangat berbahaya. Sampai saat ini dia telah menjadi pebisnis yang sangat sukses. Ini adalah sebuah contoh kejadian yang mengandung emosi tinggi, yang akhirnya menghipnosis (memprogram) teman saya ini menjadi sukses sekarang.</p>
<p><strong>5. Kondisi hipnosis</strong>. Ini adalah kondisi di mana gelombang otak kita yang tadinya dominan di Beta, turun dan beralih ke dominan alfa dan teta. Dengan menggunakan komunikasi yang tepat seorang hipnotis atau hipnoterapis yang andal akan membawa klien ke dalam kondisi relaksasi pikiran, sehingga faktor kritis bisa dilewati dan kita masuk ke dalam pikiran bawah sadar klien.</p>
<p>Nah, dengan masuknya seseorang ke dalam pikiran bawah sadar kita, apakah akan mengakibatkan gangguan keseimbangan dalam pikiran bawah sadar kita? Tidak. Sama sekali tidak.</p>
<p>Walaupun faktor kritis telah ditembus, sehingga kita sangat tidak mungkin untuk melakukan analisa, namun Tuhan Maha Adil, pikiran bawah sadar kita masih memiliki 4 filter yang sangat kuat yang selalu melindungi kita dari hal yang akan memberikan akibat jelek pada diri kita, yaitu:</p>
<p>1. Filter Survival, pikiran akan bertanya, apakah ini akan membahayakan hidup saya, jika tidak maka filter ini akan lolos.</p>
<p>2. Filter moral agama, apakah apa yang disampaikan oleh hipnotis atau hipnoterapis ini melanggar moral agama yang saya yakini? Apakah ini bertentangan dengan ajaran moral agama saya? Jika bertentangan maka kita otomatis akan menolak sugesti atau arahan dari sang operator atau hipnotis dan hipnoterapis ini.</p>
<p>3. Filter Kebenaran, apakah informasi yang masuk benar? Contoh, jika seoarang hipnoterapis mengatakan bahwa rokok itu baunya seperti ikan busuk dan Anda akan meninggalkan rokok, dan lain sebagainya, ini mungkin akan diterima sementara, namun, kebenaran valid tidak akan berubah, maka Anda akan menolak, mana ada rokok yang bauna seperti ikan busuk? Kecuali, Anda menemukan rokok yang telah tertindih oleh ikan busuk, lagipula itu sudah pasti basah dan tidak akan bisa dihisap. Jenis terapi seperti ini disebut sebagai aversion therapy, dan terapi ini telah dilarang di Amerika, jika dilakukan, terapis itu akan masuk penjara.</p>
<p>4. Filter Logika, kita memiliki database yang kuat akan logika dan budaya tidak tertulis yang ada dalam lingkungan kita, jika tidak selaras dengan ini, apapun yang dikatakan terapis Anda kepada Anda, tidak akan Anda terima.</p>
<p>Oke, sekarang kita telah mengetahui bahwa pikiran kita begitu luar biasa tersusun dengan sangat rapih.</p>
<p>Oh iya, satu hal lagi, hipnoterapis yang kompeten adalah hipnoterapis yang disebut sebagai &#8220;Client Centered Hypnotherapist&#8221; di mana terapis tidak menggunakan belief dan keyakinannya untuk melakukan terapi, tetapi memberdayakan semua yang ada dalam diri klien untuk berubah dan sembuh dari masalah yang dihadapi dalam hidupnya.</p>
<p>Bisa jadi, Anda juga menemukan malpraktik, di mana ada yang &#8220;rusak&#8221; setelah diterapi dengan hipnosis. Tapi apakah itu menyebabkan disiplin ilmu hipnoterapi jadi rusak semua? Dan jika hipnoterapi memang akan mengganggu keseimbangan bawah sadar, maka tidak mungkin  Hipnoterapi diterima sebagai alat terapeutik yang sah di:</p>
<p>1. BMA (British Medical Association) pada tahun 1955</p>
<p>2. AMA (American Medical Association) pada tahun 1958</p>
<p>3. Agama Katolik telah menerima hipnoterapi sebagai cara terapi yang benar pada tahun 1958</p>
<p>4. APA (American Psychology Association) pada tahun 1960.</p>
<p>Pastikan Anda mendapatkan informasi yang tepat. Kunjungi website-website hipnosis dan hipnoterapi di seluruh dunia untuk melakukan validasi. Bisa juga Anda mengunjungi www.quantum-hypnosis.com untuk mencari informasi, di mana website ini memiliki informasi yang valid dan menjelaskan hubungan hipnoterapi secara scientific.</p>
<br />Posted in hipnoterapis, Hypnosis, Hypnotherapy Tagged: Agus Setiawan, hipnosis, hipnoterapi, hipnoterapis, hipnotis, phobia, pikiran bawah sadar, trauma <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aguscen.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aguscen.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aguscen.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aguscen.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/144/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=144&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2009/10/11/hipnosis-menyebabkan-gangguan-keseimbangan-bawah-sadar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aguscen.files.wordpress.com/2009/10/hipnosis.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hipnosis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agus-setiawan.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">More...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Web saya &#8211; agus-setiawan.com</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2009/09/03/web-saya-agus-setiawan-com/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2009/09/03/web-saya-agus-setiawan-com/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 17:19:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coaching]]></category>
		<category><![CDATA[hipnoterapis]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[aguscen]]></category>
		<category><![CDATA[baca kilat]]></category>
		<category><![CDATA[hipnosis]]></category>
		<category><![CDATA[hipnoterapi]]></category>
		<category><![CDATA[luka batin]]></category>
		<category><![CDATA[mental block]]></category>
		<category><![CDATA[menurunkan berat badan]]></category>
		<category><![CDATA[money magnet]]></category>
		<category><![CDATA[phobia]]></category>
		<category><![CDATA[sinotif]]></category>
		<category><![CDATA[takut berbicara di depan umum]]></category>
		<category><![CDATA[trauma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Halo teman-teman, terima kasih atas kunjungannya selama ini. Saat ini saya sedang mengembangkan weblog saya dengan alamat www.agus-setiawan.com Silakan mengunjungi weblog saya, akan ada artikel menarik dan produk seputar hipnosis dan manfaatnya yang Anda butuhkan untuk membantu Anda mencapai impian dengan lebih mudah dan cepat. Saya tunggu Anda semua di sana. Posted in Coaching, hipnoterapis, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=142&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Halo teman-teman, terima kasih atas kunjungannya selama ini.</p>
<p>Saat ini saya sedang mengembangkan weblog saya dengan alamat www.agus-setiawan.com</p>
<p>Silakan mengunjungi weblog saya, akan ada artikel menarik dan produk seputar hipnosis dan manfaatnya yang Anda butuhkan untuk membantu Anda mencapai impian dengan lebih mudah dan cepat.</p>
<p>Saya tunggu Anda semua di <a href="http://agus-setiawan.com">sana</a>.</p>
<br />Posted in Coaching, hipnoterapis, Hypnosis, Hypnotherapy, Self Development Tagged: Agus Setiawan, aguscen, baca kilat, hipnosis, hipnoterapi, luka batin, mental block, menurunkan berat badan, money magnet, phobia, sinotif, takut berbicara di depan umum, trauma <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aguscen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aguscen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aguscen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aguscen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=142&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2009/09/03/web-saya-agus-setiawan-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiga Dimensi Perilaku Manusia</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2009/04/24/tiga-dimensi-perilaku-manusia/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2009/04/24/tiga-dimensi-perilaku-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 15:33:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Self Development]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[Hambatan sukses]]></category>
		<category><![CDATA[mental blok]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran bawah sadar]]></category>
		<category><![CDATA[Sukses Penjualan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/2009/04/24/tiga-dimensi-perilaku-manusia/</guid>
		<description><![CDATA[Tiga Dimensi dari Perilaku Manusia Ada bagian mendasar dalam diri kita yang selama kehidupan ini mengembangkan keyakinan yang tidak kita sadari tentang: Siapa Anda Apa yang mampu Anda capai Level penghargaan hidup yang layak kita terima Pemrograman internal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Diantaranya orangtua, pengasuh, cinta yang Anda alami atau tidak nikmati. Anda dibentuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=140&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><strong>Tiga Dimensi dari Perilaku Manusia</strong></h1>
<p>Ada bagian mendasar dalam diri kita yang selama kehidupan ini mengembangkan keyakinan yang tidak kita sadari tentang:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Siapa Anda</li>
<li> Apa yang mampu Anda capai</li>
<li> Level penghargaan hidup yang layak kita terima</li>
</ul>
<p>Pemrograman internal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Diantaranya orangtua, pengasuh, cinta yang Anda alami atau tidak nikmati.</p>
<p><strong>Anda dibentuk dari 3 bagian</strong></p>
<p>1.       Intelektual, (SADAR), adalah bagian logika, bagian analisa yang mempelajari informasi, membuat keputusan, pilihan, sikap atau tindakan. Bagian ini memutuskan untuk belajar, namun kurang kekuatan untuk menjalankan keputusan ini.</p>
<p>2.       Emosi, (apa yang dirasakan), ini adalah bagian yang merasakan perasaan dan emosi. Tanpa alasan, Anda mungkin merasa tidak nyaman hari ini, padahal kemaren Anda merasakan sangat senang. Dari mana semua perasaan ini muncul? Apa yang memicu mereka? Mengapa Anda tidak bisa secara sadar mengendalikan atau merubahnya?</p>
<p>3.       Pikiran bawah sadar, ini adalah bagian yang mengisi semua program dan menentukan bagaimana keputusan yang dibuat pikiran sadar.</p>
<p><strong>Interaksi antara Sadar, Emosi, dan Pikiran Bawah Sadar</strong></p>
<p>Selama membuka mata, bagian sadar selalu berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar. Setiap interaksi ini akan memunculkan perasaan yang Anda alami. Emosi Anda begitu kuat, sehingga mereka menghilangkan semua logika yang ada dipikiran sadar.</p>
<p>Pikiran sadar Anda bisa menyadari bahwa Anda harus belajar, atau Anda membuat goal, tetapi jika pikiran bawah sadar Anda berteriak, &#8220;Anda tiba mampu melakukan itu&#8221;. Maka keraguan dan kecemasan akan muncul dalam perasaan Anda. Konflik ini akan membuat seseorang tidak bisa melakukan apa yang sebenarnya bisa dilakukan atau bisa dicapai.</p>
<p>Kesimpulannya, ketika pilihan, keputusan atau komitmen yang Anda buat dipikiran sadar konsisten dengan keyakinan, nilai, gambaran diri dalam pikiran bawah sadar Anda, sebuah kongruensi akan terjadi dan mempercepat semuanya terjadi.</p>
<br />Posted in Self Development Tagged: Agus Setiawan, Hambatan sukses, mental blok, Pengembangan Diri, pikiran bawah sadar, Sukses Penjualan <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aguscen.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aguscen.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aguscen.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aguscen.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/140/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=140&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2009/04/24/tiga-dimensi-perilaku-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apakah Memaafkan Sama Dengan Melupakan?</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2009/04/15/apakah-memaafkan-sama-dengan-melupakan/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2009/04/15/apakah-memaafkan-sama-dengan-melupakan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 03:31:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Adi W Gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[forgiveness]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>
		<category><![CDATA[mental blok]]></category>
		<category><![CDATA[money magnet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini diambil tanpa edit dari QLTI.com (Adi W. Gunawan) Di milis Money Magnet baru-baru ini ramai dibahas mengenai memaafkan dan melupakan. Ada yang mengalami suatu pengalaman yang menyakitkan dan merasa sulit untuk memaafkan. Ada yang merasa sudah memaafkan namun kok nggak bisa melupakan. Apakah memaafkan sama dengan melupakan? Saya menjelaskan mengenai efek dan khasiat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=137&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ini diambil tanpa edit dari <a href="http://www.qlti.com">QLTI.com</a> (<a href="http://www.adiwgunawan.com">Adi W. Gunawan</a>)</p>
<p>Di milis Money Magnet baru-baru ini ramai dibahas mengenai memaafkan dan melupakan. Ada yang mengalami suatu pengalaman yang menyakitkan dan merasa sulit untuk memaafkan. Ada yang merasa sudah memaafkan namun kok nggak bisa melupakan. Apakah memaafkan sama dengan melupakan?</p>
<p>Saya menjelaskan mengenai efek dan khasiat memaafkan di artikel <a href="http://aguscen.wordpress.com/2009/01/22/forgiveness-is-the-true-healer/"><strong>Forgiveness is The True Healer</strong></a>. Ini adalah artikel yang saya posting di web saya beberapa waktu lalu.</p>
<p>Bagaimana sih kok kita ini sampai bisa punya masalah, khususnya yang berhubungan dengan emosi negatif?</p>
<p>Sebenarnya semua emosi itu positif. Namun untuk memudahkan penjelasan maka saya &#8220;mengkategorikan&#8221; emosi seperti marah, kecewa, dendam, benci, terluka, sakit hati, perasaan bersalah, takut, cemas, khawatir, dan kawan-kawannya sebagai emosi negatif. Emosi negatif adalah emosi yang bila kita rasakan atau alami akan sangat mengganggu kita.</p>
<p>Pertanyaannya sekarang adalah, &#8220;Dari manakah sebenarnya emosi ini?&#8221;</p>
<p>Emosi muncul <span id="more-137"></span>sebagai hasil dari suatu pemaknaan. Setiap kejadian adalah netral. Tidak ada kejadian yang baik atau jelek. Semua bergantung pada diri kita sendiri. Kita memberikan makna pada kejadian itu berdasarkan persepsi kita. Persepsi dipengaruhi oleh belief system kita. Jadi, ujung-ujungnya sebenarnya bicara soal belief system atau sistem kepercayaan.</p>
<p>Nah, begitu kita memberikan makna pada suatu kejadian atau peristiwa maka emosi yang muncul bisa berupa emosi positif, emosi negatif, atau netral.</p>
<p>Lalu, bagaimana kita bisa melupakan dan memaafkan, atau memaafkan dan melupakan?</p>
<p>Pertama, yang perlu diluruskan adalah kita bisa memaafkan namun kita tidak akan bisa melupakan. Semua yang pernah kita alami tersimpan di memori di pikiran bawah sadar kita. Yang kita lakukan, khususnya hipnoterapis, adalah menetralisir emosi negatif dengan teknik terapi tertentu. Selama emosi negatif ini tidak berhasil dinetralisir maka kita akan selalu diganggu oleh memori tersebut. Memori ini kadang muncul, kadang hilang. Nanti muncul lagi, lalu hilang lagi. Demikian seterusnya.</p>
<p>Sebelum saya teruskan, ada yang perlu saya jelaskan mengenai memori. Memori adalah data yang disimpan di pikiran bawah sadar kita. Data ini berisi beberapa hal yang berhubungan dengan suatu kejadian atau peristiwa, antara lain:</p>
<p>1.Waktu terjadinya<br />
2.Lokasi kejadian<br />
3.Siapa saja yang terlibat<br />
4.Gambar/image<br />
5.Suara<br />
6.Bau<br />
7.Rasa<br />
8.Sensasi perabaan<br />
9.EMOSI.</p>
<p>Yang membuat masalah sebenarnya bukan komponen 1 sampai 8, tapi yang no 9, emosi. Komponen emosi muncul sebagai hasil dari pemaknaan.</p>
<p>Nah, untuk memaafkan maka kita harus bisa menetralisir emosi ini. Selama emosi tidak berhasil dinetralisir maka kekuatan penolakan, untuk tidak memaafkan, akan sangat kuat. <a href="http://aguscen.wordpress.com/2008/09/09/jadikan-pikiran-bawah-sadar-asisten-anda/">Re-edukasi pikiran bawah sadar</a>, misalnya memberikan pemaknaan baru terhadap kejadian yang tadinya dirasa menyakitkan, baru bisa berjalan efektif, mudah, dan permanen saat emosi ini telah kita bereskan. Untuk lebih jelas mengenai hal ini bisa membaca <strong><a href="http://aguscen.wordpress.com/2009/01/22/teori-tungku-mental/">Teori Tungku Mental</a>.</strong></p>
<p>Setelah emosi dibereskan maka kita tetap bisa mengingat semua kejadian atau pengalaman namun sudah tidak lagi terpengaruh. Kita mengingat pengalaman itu hanya sebagai suatu kenangan dengan intensitas emosi yang netral.</p>
<p>Saat emosi berhasil dibereskan, saat inilah kita dinyatakan sembuh. Jadi yang menjadi sumber masalah selama ini adalah emosi (negatif).</p>
<p>Apakah membereskan emosi harus dengan menggunakan hipnoterapi?</p>
<p>Wah ya nggak lah. Ada banyak teknik untuk bisa membereskan emosi ini. Di <strong>Quantum Hypnosis Indonesia</strong> saya mengajarkan banyak teknik terapi dan variasinya. Cara yang umumnya digunakan orang adalah dengan berusaha mengikis emosi ini sedikit demi sedikit seiring dengan perjalanan waktu. Mereka berkata, &#8220;<em>Time will heal the wound</em>&#8221; atau &#8220;Waktu yang akan menyembuhkan luka ini&#8221;. Ada lagi yang mencoba dengan memberikan pemaknaan ulang, secara sadar. Ada yang menggunakan pendekatan spiritual, dengan doa. Ada lagi yang curhat, atau menggunakan teknik konseling. Dan masih banyak lagi deh.</p>
<p>Nah, dari pengalaman saya, yang paling mudah, sederhana, tapi sangat cepat adalah dengan menggunakan EFT. Ini yang paling mudah. Apalagi kalau menggunakan <strong>Hypno-EFT</strong>. Dijamin lebih cespleng. Bisa juga pake NLP. Dan kalo semua nggak bisa, terpaksa pake jurus pamungkas, memaafkan dengan bantuan hipnoterapi.</p>
<p>Apa beda masing-masing teknik terapi ini?</p>
<p>Jika menggunakan NLP maka kita tidak akan mengotak-atik konten. Kita tidak perlu tahu apa yang terjadi. Pertanyaan yang diajukan tidak pernah, &#8220;Mengapa ini terjadi?&#8221; tapi &#8220;Bagaimana anda membuat emosi ini muncul?&#8221; Di sini yang dicari adalah strategi yang mengakibatkan suatu emosi muncul. Terapi dilakukan dengan mengubah strategi sehingga tidak bisa memunculkan emosi itu lagi.</p>
<p>Dengan menggunakan <strong>Hypno-EFT</strong> maka kita memotivasi klien untuk berubah dan melepaskan emosi negatifnya. Ini adalah pendekatan waking hypnosis. Selanjutnya kita mengotak-atik jalur meridien tubuh, dengan melakukan ketukan pada titik-titik di tubuh dan dengan urutan tertentu. Hasilnya? Sangat efektif. Saya bahkan sering menerapi klien jarak jauh dengan menggunakan <strong>Hypno-EFT</strong>. Yang sering saya demonstrasikan adalah bagaimana dengan cepat menyembuhkan phobia ular. Biasanya hanya butuh waktu sekitar 2 menit.</p>
<p>Kalau dengan hipnoterapi caranya berbeda lagi. Kita akan menggunakan teknik tertentu untuk menemukan akar masalah dan melepaskan emosi negatif yang selama ini mengganggu hidup klien. Selanjutnya pikiran klien anda direedukasi, memberikan pemaknaan baru, dan melakukan forgiveness.</p>
<p>Emosi yang saya maksudkan di sini tentunya emosi negatif yang menggangu hidup kita. Namun, apakah emosi positif juga bisa dinetralisir atau dihilangkan? Bisa.</p>
<p>Ada teknik yang bisa dengan sangat cepat menetralisir baik emosi positif maupun negatif. Bahkan perasaan cinta juga bisa kita hilangkan dengan sangat cepat. Semua bergantung kebutuhan, situasi, dan kondisi.</p>
<br />Posted in Uncategorized Tagged: Adi W Gunawan, Agus Setiawan, forgiveness, Hypnosis, Hypnotherapy, mental blok, money magnet <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aguscen.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aguscen.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aguscen.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aguscen.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/137/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=137&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2009/04/15/apakah-memaafkan-sama-dengan-melupakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>I can Make You Rich</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2009/03/18/i-can-make-you-rich/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2009/03/18/i-can-make-you-rich/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 11:58:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[becoming a money magnet]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>
		<category><![CDATA[i can make you rich]]></category>
		<category><![CDATA[mental blok]]></category>
		<category><![CDATA[money magnet]]></category>
		<category><![CDATA[NLP]]></category>
		<category><![CDATA[paul mckenna]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[Wow, lama juga saya sudah tidak melakukan postingan Baru-baru ini saya membeli buku Paul Mckenna, dengan judul I Can Make You Rich, bisa di lihat ada di amazon, atau Gramedia di Jakarta, pertama kali saya lihat di Matraman, ga jadi beli, terus ke Gramedia Puri mumpung ada diskon 30% eh, bukunya udah keburu abis. Jadinya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=131&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wow, lama juga saya sudah tidak melakukan postingan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Baru-baru ini saya membeli buku Paul Mckenna, dengan judul I Can Make You Rich, bisa di lihat ada di amazon, atau Gramedia di Jakarta, pertama kali saya lihat di Matraman, ga jadi beli, terus ke Gramedia Puri mumpung ada diskon 30% eh, bukunya udah keburu abis. Jadinya beli di Gading <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Buku ini sangat menarik sekali, dengan menggunakan pendekatan NLP dan Hypnosis serta ada cara untuk menghilangkan semua masalah emosi yang berhubungan dengan uang. Buku ini merupakan buku yang sangat mudah untuk dicerna menurut saya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Satu hal yang menarik, (kalau bisa saya akan sharing beberapa hal menarik lagi dari buku ini) maklum masih belum selesai bacanya hehehe.</p>
<p>Satu latihan yang menarik di sini adalah, momen anda merasa <span id="more-131"></span>kaya. Coba Anda ingat-ingat kapan terakhir Anda merasa diri Anda kaya, dan momen-momen ini bukan berarti Anda harus menghabiskan uang banyak untuk menikmatinya.</p>
<p>Oke, sekarang ambil waktu sebentar, bayangkan dan ingat-ingat, kapan terakhir anda merasakan saat-saat yang membuat Anda merasa kaya. Silahkan ambil waktu secukupnya.</p>
<p>Great, Anda telah kembali, bagaimana perasaan Anda?</p>
<p>Oke, kalau saya, momen-moen saya merasaha kaya adalah saya menikmati waktu saya, bangun tidur siang hari, berenang dan menikmati waktu. Terus makan di restoran dan memanggil menu tanpa melihat harganya. Mengunjungi tempat gunting rambut yang prestisius, menikmati pijatan kursinya saat di shampooin. Salah satunya beli buku I can Make You Rich ini dengan perasaan enak sekali, sampai kasirnya bingung kirain harganya salah hehehe. Asyik sekali booo.</p>
<p>So, bagaimana dengan momen kaya Anda?</p>
<p>Lain kali saya sharing lagi ya&#8230;</p>
<p>Sampai jumpa di artikel lain.</p>
<p>Oh ya mungkin Anda juga tertarik untuk membaca artikel mengenai <a href="http://aguscen.wordpress.com/2008/09/09/jadikan-pikiran-bawah-sadar-asisten-anda/">Menjadikan Pikiran Bawah Sadar  Asisten Anda</a>. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />Posted in Hypnosis, Self Development Tagged: Agus Setiawan, becoming a money magnet, Hypnosis, Hypnotherapy, i can make you rich, mental blok, money magnet, NLP, paul mckenna <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aguscen.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aguscen.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aguscen.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aguscen.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=131&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2009/03/18/i-can-make-you-rich/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Figur Otoritas (lanjutan)</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2009/01/23/figur-otoritas-lanjutan/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2009/01/23/figur-otoritas-lanjutan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 06:19:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[hipnoterapis]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnosis]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[hipnosis]]></category>
		<category><![CDATA[hipnoterapi]]></category>
		<category><![CDATA[mental blok]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;A teacher affects eternity; he can never tell where his influence STOP&#8221; - Henry B. Adams Guru memiliki kesan begitu mendalam dalam diri kita semua. Seorang guru, sebaik atau seburuk apapun adalah figur otoritas. Jika sang guru begitu bajik dan bijaksana, karena dia telah bisa bijaksini dulu maka murid akan selalu mengenang dan termotivasi dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=129&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;A teacher affects eternity; he can never tell where his influence STOP&#8221;<br />
- Henry B. Adams</p>
<p>Guru memiliki kesan begitu mendalam dalam diri kita semua. Seorang guru, sebaik atau seburuk apapun adalah figur otoritas. Jika sang guru begitu bajik dan bijaksana, karena dia telah bisa bijaksini dulu <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  maka murid akan selalu mengenang dan termotivasi dengan apa yang dikatakan guru tersebut kepadanya. Akan tetapi jika guru yang buruk, maka dia akan meninggalkan luka-luka yang tidak baik untuk anak didiknya.</p>
<p>Dalam artikel sebelumnya saya juga sempat membahas sedikit tentang figur otoritas, silahkan <a href="http://aguscen.wordpress.com/2008/09/06/jalur-self-hypnosis-ke-dua/" target="_blank">dibaca di sini.</a></p>
<p>Saya pernah mengunjungi sebuah sekolah yang masih sangat baru, sekolah ini baru saja dibentuk. Saya sempat berdiskusi dengan guru-guru di sekolah ini, saya cukup kaget dengan apa yang mereka lakukan terhadap siswa.<span id="more-129"></span></p>
<p>Mereka memiliki pendapat bahwa, mereka harus keras dan &#8220;tegas&#8221; (baca killer) dalam mengajar. Sehingga siswa takut dan &#8220;tunduk&#8221; pada diri mereka. Mendengar hal seperti ini saja membuat saya membayangkan bagaimana cara mereka berkomunikasi dengan siswanya. Dalam bayangan saya, mereka akan bertindak dengan 2 acuan, pertama, guru selalu benar dan yang kedua, jika guru salah, maka silahkan lihat aturan nomor satu. Seperti penjualan saja ya&#8230;</p>
<p>Mungkin ini hanya terjadi dalam pikiran saya saja, saya sangat berharap demikian. Karena jika apa yang saya pikirkan terjadi, saya tidak bisa membayangkan, seperti apa masa depan siswa sekolah ini, bagaimana masa depan generasi bangsa kita selanjutnya.</p>
<p>Apa sih yang saya bayangkan?</p>
<p>Begini, seperti yang Anda baca di atas, saya memikirkan apa saja yang dikatakan guru itu kepada siswanya. Ada banyak klien hipnoterapi yang datang ke saya, mereka mengalami kesulitan dalam belajar. Mereka telah belajar dengan begitu keras, namun hasil yang didapat tidak bagus. Atau malah mereka tidak bisa mengerti apa yang telah mereka pelajari.</p>
<p>Apa penyebabnya?</p>
<p>Gurunya mengatakan bahwa mereka itu bodoh. Ada sebuah kasus, seorang guru mengatakan, &#8220;Gila, kamu mau belajar Kimia? Jangan harap dah kamu bisa ngerti. Kamu tuh lambat dalam berpikir.&#8221; Karena sebuah kalimat yang keluar dari gurunya ini, klien yang datang menemui saya meminta bantuan ini menganggap bahwa dirinya memang lambat dan bodoh. Dan dia tidak bisa mengerti pelajaran dengan baik, terutama pelajaran Kimia, dia selalu mendapatkan nilai 4 atau 3, usaha seperti apapun yang diberikannya untuk berusaha memahami pelajaran ini. Jika kita biarkan terus seperti ini bagaimana nasib anak ini?</p>
<p>Yang lebih penting adalah bagaimana kualitas guru kita menjadi lebih baik setiap hari. Karena peran guru adalah membangun bangsa, saya tidak bermaksud untuk menggurui, saya sangat respek kepada guru-guru saya.  Baik guru formal maupun guru yang saya temui dalam sekolah kehidupan saya.</p>
<p>Perkataan seorang guru bisa menjadi sebuah modal yang bisa membangun harga diri murid jika guru ini bisa memberikan kata-kata yang tepat dan contoh yang tepat pula. Dan perkataan seorang guru dapat melumpuhkan seorang murid jika dia melakukan seperti contoh ini.</p>
<p>Tentu dengan mengalirnya informasi yang begitu derasnya, saya yakin performa guru-guru di Indonesia akan semakin hari semakin baik. Jika tidak bagaimana nasib bangsa kita selanjutnya?</p>
<p>Nah, tidak hanya guru, yang punya peran lebih besar adalah orangtua. Bagaimana orangtua bersikap dan berkata-kata kepada anaknya akan memberikan pengaruh besar bagi kehidupannya. Bisa dibilang, orangtua adalah figur otoritas tertinggi, setelah Tuhan tentunya. Dan kita selama ini selalu belajar untuk meraih profesi yang kita inginkan dalam kehidupan, namun untuk menjadi orangtua, profesi yang paling mulia di dunia ini, kita tidak pernah belajar dengan baik. Untuk informasi tentang sekolahorangtua silahkan <a href="http://www.sekolahorangtua.com" target="_blank">klik disini</a>.</p>
<p><a href="http://aguscen.wordpress.com/hypnosis/" target="_blank">Hipnoterapi</a> dapat membantu Anda yang mengalami hal seperti ini dengan melakukan relearning dan peningkatan kesadaran. Dengan proses yang tepat, Anda bisa bebas dari masalah belajar maupun yang telah mempengaruhi Anda dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<br />Posted in hipnoterapis, Hypnosis, Hypnotherapy, Self Development Tagged: Agus Setiawan, hipnosis, hipnoterapi, mental blok, Pengembangan Diri <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aguscen.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aguscen.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aguscen.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aguscen.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=129&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2009/01/23/figur-otoritas-lanjutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Forgiveness is The True Healer</title>
		<link>http://aguscen.wordpress.com/2009/01/22/forgiveness-is-the-true-healer/</link>
		<comments>http://aguscen.wordpress.com/2009/01/22/forgiveness-is-the-true-healer/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 04:19:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aguscen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aguscen.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[(Tulisan ini diambil dari www.adiwgunawan.com dengan ijin penulis) Di artikel sebelumnya, mengenai Teori Tungku Mental, saya bercerita mengenai api yang membakar tungku mental kita. Ada banyak teknik yang bisa digunakan untuk menemukan sumber api itu. Nah, apa yang akan dilakukan setelah sumber apinya berhasil ditemukan? Apa yang harus dilakukan agar apinya bersedia dipadamkan? Pembaca, bila [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=126&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(Tulisan ini diambil dari <a title="AdiWGunawan" href="http://www.adiwgunawan.com/" target="_blank">www.adiwgunawan.com</a> dengan ijin penulis)</p>
<p>Di artikel sebelumnya, mengenai Teori Tungku Mental, saya bercerita mengenai api yang membakar tungku mental kita. Ada banyak teknik yang bisa digunakan untuk menemukan sumber api itu.</p>
<p>Nah, apa yang akan dilakukan setelah sumber apinya berhasil ditemukan? Apa yang harus dilakukan agar apinya bersedia dipadamkan?</p>
<p>Pembaca, bila anda cukup jeli membaca kalimat terakhir, dari paragraf di atas, anda pasti akan bertanya, “Mengapa kok ada kata “bersedia dipadamkan”? Ini maksudnya apa?”</p>
<p>Api emosi yang membakar tungku mental ini harus dipadamkan bila seseorang benar-benar ingin sembuh. Namun padamnya harus berdasarkan persetujuan dan keikhlasan klien. Kita tidak bisa serta merta mensugesti agar api emosi itu padam. Tidak bisa.</p>
<p>Nah, mengapa harus melalui “forgiveness”? Mengapa bukan dengan cara lain?</p>
<p>Ada sangat banyak teknik terapi. Namun dari sekian banyak teknik, Forgiveness Therapy, adalah salah satu yang paling dahsyat efeknya. Terapi yang dilakukan tanpa diakhiri dengan memaafkan adalah terapi yang tidak tuntas.</p>
<p>Mengapa bisa tidak tuntas?</p>
<p>Karena untuk bisa benar-benar tuntas mematikan api emosi itu klien harus bersedia melepaskan semua emosi negatif yang berhubungan dengan kejadian, peristiwa, atau situasi tertentu dan menggantinya dengan emosi positif seperti cinta kasih.<br />
Keseriusan untuk melepaskan semua emosi negatif ini dilihat dari <span id="more-126"></span>apakah ia bersedia dengan sungguh-sungguh memaafkan orang atau peristiwa yang “menyakiti” dirinya.</p>
<p>“Tapi mengapa walaupun sudah memaafkan, saya tetap tidak bisa keluar dari masalah saya?”</p>
<p>Jangan kaget atau heran, ini yang paling sering kita alami. Kita sering merasa sudah sungguh-sungguh memaafkan tapi kok masalah yang sama tetap muncul. Jawabannya sederhana. Kita belum sungguh-sungguh memaafkan.</p>
<p>“Lho, saya ini sudah sungguh-sungguh memaafkan.”</p>
<p>Ah, yang benar. Kalau sudah benar-benar memaafkan seharusnya masalah atau emosi itu sudah benar-benar tuntas. Tidak mungkin akan muncul lagi emosi negatif yang sama pada kejadian itu.</p>
<p>Nah, pembaca, anda pernah mengalami hal ini? Katanya sudah memaafkan tapi kok masih merasa sakit hati?</p>
<p>Kesalahan yang dilakukan kebanyakan kita adalah kita hanya memaafkan pada level kognisi. Kita menyadari bahwa kita memang perlu memaafkan. Lalu kita memutuskan untuk memaafkan.</p>
<p>Namun apabila memaafkan dilakukan pada level kognisi, atau yang dikenal dengan level pikiran sadar, maka tidak akan bisa efektif. Memaafkan harus dilakukan pada level afeksi atau pikiran bawah sadar.</p>
<p>Mengapa perlu melakukan pada level pikiran bawah sadar?<br />
Karena emosi dan memori letaknya di pikiran bawah sadar. Kita perlu masuk lokasi yang tepat , ke pikiran bawah sadar, untuk melakukan forgiveness. Dengan cara ini baru bisa efektif, efisien, dan permanen hasilnya.</p>
<p>Ok, kalau begitu, bagaimana cara memaafkan yang baik dan benar?</p>
<p>Begini, memaafkan akan sangat mudah kita lakukan bila tekanan “uap” yang ada di dalam Tungku Mental berhasil kita keluarkan semuanya. Tentu ini menggunakan teknik yang sesuai dan “uap” tidak asal dikeluarkan.</p>
<p>Mengapa perlu mengeluarkan “uap” terlebih dahulu?<br />
Karena tekanan “uap” pada dinding tungku mental ini akan termanifestasi dalam bentuk resistensi atau penolakan untuk berubah. Semakin kuat tekanan “uap” maka semakin sulit untuk berubah atau memaafkan.</p>
<p>Setelah “uap” keluar semua maka tekanan mental yang tadinya sangat mengganggu diri klien berhasil dihilangkan. Nah setelah itu barulah dilakukan reedukasi pikiran bawah sadar. Tekniknya bisa macam-macam tergantung situasi dan kebutuhan.</p>
<p>Apa yang terjadi bila memaafkan dilakukan tanpa terlebih dahulu mengeluarkan”uap”?</p>
<p>Wah.. ini sangat sulit. Pikiran sadar bersedia memaafkan tapi pikiran bawah sadar akan bersikeras berkata, “Kok enak. Sudah menyakiti hati saya, melukai hati saya, sekarang mau dimaafkan. Nggak usah ya.”</p>
<p>Apakah memaafkan bisa dilakukan dengan menggunakan kekuatan Will Power? Oh, tentu bisa. Tapi ini makan waktu yang sangat lama.</p>
<p>Seorang kawan saya yang begitu terluka karena perlakuan orangtuanya kepadanya membutuhkan waktu hampir 10 (sepuluh) tahun untuk bisa memaafkan kedua orangtuanya.</p>
<p>Ck..ck.. ck.. 10 tahun ini bukan waktu yang singkat. Dan teman saya ini bisa memaafkan karena ia menggunakan jalur spiritual. Ia belajar memberikan makna baru pada pengalaman hidupnya itu. Menurut kawan saya ia mengalami ini semua karena Tuhan menyiapkan dirinya menjalankan suatu misi yang besar. Dan akhirnya ia berhasil memaafkan kedua orangtuanya.</p>
<p>Apa yang dialami kawan saya ini sebenarnya dapat diselesaikan hanya dalam waktu 1 atau 2 sesi terapi, masing-masing 2 jam, bila ia mengerti prinsip Tungku Mental, atau mendapat bantuan dari seorang terapis atau healer yang kompeten.</p>
<p>Nah, setelah “uap” berhasil dikeluarkan semua, tekanan sudah hilang, maka klien perlu memaafkan orang lain. Selanjutnya klien perlu memaafkan diri sendiri. Klien harus bisa memaafkan dirinya.<br />
Saat klien bersedia memaafkan dirinya sendiri, bersedia menerima segala kesalahan yang pernah ia lakukan, memberikan kesempatan kepada dirinya sendiri untuk belajar dari kesalahan itu, mengijinkan dirinya untuk memulai lembaran hidup baru, bersedia menghargai dan mencintai dirinya apa adanya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, maka pada saat itu ia telah sembuh.</p>
<p>Pada titik ini klien telah benar-benar mematikan api emosi negatif yang selama ini membakar tungku mentalnya. Pada titik ini klien mengganti emosi negatif dengan emosi positif seperti cinta, kasih, penghargaan, dan pengharapan yang sangat konstruktif bagi diri klien.</p>
<p>Jadi, sebenarnya yang menyembuhkan klien adalah diri klien sendiri. Dan yang menyembuhkannya adalah kesediaan klien untuk memulai satu lembaran baru dengan melepas semua emosi negatif yang selama ini mengganggu hidupnya yaitu dengan cara memaafkan, memaafkan orang lain yang telah menyakitinya dan yang lebih penting lagi adalah memaafkan dan menerima diri seutuhnya.</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aguscen.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aguscen.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aguscen.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aguscen.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aguscen.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aguscen.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aguscen.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aguscen.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aguscen.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aguscen.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aguscen.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aguscen.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aguscen.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aguscen.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aguscen.wordpress.com&amp;blog=3329731&amp;post=126&amp;subd=aguscen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aguscen.wordpress.com/2009/01/22/forgiveness-is-the-true-healer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bce26b10ebce71324dfe146e6ad50d34?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aguscen</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
