jump to navigation

Ego State Therapy 2: Ego State dan Tangki Cinta Juni 8, 2008

Posted by aguscen in Hypnosis, Hypnotherapy, Self Development.
Tags: , , , , , , , ,
trackback

Baru-baru ini saya mendapat seorang klien yang sangat luar biasa.

Bersama klien ini, saya belajar sebuah hal yang sangat luar biasa.

Seperti yang pernah saya tuliskan di artikel Ego state therapy 1, kali ini saya mempelajari sebuah hal yang unik tentang ego state.

Kita tahu bahwa sebuah ego state memiliki logika berpikir sendiri, mereka bisa memberika argumen yang sangat menarik, kadang-kadang lucu dan di luar pemikiran kita.

Hal yang menarik adalah Ego state ternyata juga sama seperti kita memiliki tangki cinta, dan ingin dipenuhi layaknya seorang manusia, (ya memang manusia kok, khan hanya bagian diri dari kita hahahaha).

Ego state klien saya ini, sebenarnya adalah sebuah ego state yang sangat baik, sangat suka menolong, bisa dibilang selalu menolong klien saya saat mengalami masa-masa sulit. Dan juga yang berperan untuk memberikan semangat kepada klien saya untuk menjadi lebih maju lagi.

Namun, ironisnya sejak dulu pertama kali ego state ini muncul dan membantu klien saya sampai beberapa waktu yang lalu, klien saya sama sekali tidak menyadari adanya ego state tersebut, dan celakanya lagi, yang diberikan pujian atau penghargaan adalah ego state yang lain, jadi salah alamat.

Maka, murka lah sang ego state ini, dan menyebut dirinya adalah MARAH, BANGSAT, saat ditelusuri lebih lanjut, ternyata nama sebenarnya adlah DOLPHIN YANG PENUH SEMANGAT. Dia lah yang membantu klien saya selalu bersemangat dan menjadi sukses dalam kehidupan ini.

Pembaca, jika kita sudah menyadari adanya ego state dalam diri kita yang membantu kita, syukurilah, karena itu adalah berkah yang luar biasa. Selaraskan kehidupan kita semua.

salam sukses

Agus Setiawan

Succonscious Coach

Komentar»

1. Ratna - Juni 22, 2008

ou……itukah namanya ego state?
ga salah dong kalau kadang saya memuji diri sendiri? bukannya kurang dimuji sech, tapi kadang pujian sendiri itu membuat saya merasa mampu untuk tetap bersemangat dan tidak mundur, n tetap melakukan apa yang menurut saya baik. Hal yang selalu saya katakan pada sendiri adalah “saya emang special, saya berharga di mata Tuhan, saya mampu dan mendapat kepercayaan untuk tugas itu langsung dari TUhan”
because….dari dulu saya tidak pernah dapat pujian apapun dari orangtua atau saudara (seingat saya…..). So, saya merasa bahwa emang saya tidak bisa apa-apa.
buat Agus, proviciat…………
because of u, saat ini saya lebih mengerti apa itu ego state yang juga harus dipenuhi keinginannya………tq

2. aguscen - Juni 23, 2008

Sukses selalu bu Ratna…
memang lebih baik menjadikan diri kita sebagai sumber daya yang tidak terbatas daripada membuat diri kita menjadi musuh terbesar kita. Puk\ji dan percayalah pada diri kita sendiri, maka kita menjadikan diri kita sumber daya yang tidak ada batasnya

salam,

Agus Setiawan
Subconscious Coach


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: