jump to navigation

The Secret Of Super Parenting Agustus 26, 2008

Posted by aguscen in Self Development.
Tags: , , , , , , , , ,
trackback

Tanggal 23-24 Agustus di hotel Santika Jakarta yang lalu, 32 orangtua mengalami dua hari yang luar biasa.

Pada tanggal ini diselenggarakan workshop The Secret of Super Parenting. Yang memberikan kita dasar-dasar berpikir yang dibutuhkan setiap orangtua. Materi yang sebelumnya dibawakan oleh pak Ariesandi Setyono dari sekolahorangtua.com dengan judul My Parents My Hero, kali ini dibawakan dengan lebih mendalam. Setiap peserta mendapatkan manfaat yang jelas dan mendasar untuk modal yang sangat kuat dalam mendidik anaknya.

“Saya hanya menginginkan yang terbaik untuk anak saya”, begitu kata setiap orangtua. Dalam mendidik anak begitu banyak hal yang tidak kita ketahui sebagai orangtua. Apakah kita telah melakukan hal yang “benar” dalam mendidik anak kita?

Setiap manusia dilahirkan tanpa buku manual. Apa yang harus dilakukan ketika anak bermasalah? Apa yang harus dilakukan jika anak tidak menurut? Bagaimana ini bisa terjadi? Semua pertanyaan ini muncul karena kita sendiri sebagai orangtua juga pertama kali berperan sebagai orangtua dalam hidup kita. Akhirnya kita hanya menggunakan pengalaman kita saat kita dibesarkan orangtua kita dulu. Begitulah pola mendidik anak dalam dunia ini terbentuk.

Karena kita tidak memiliki buku manual, maka cara terbaik yang kita ketahui adalah cara yang pernah kita ketahui. Yaitu dari orangtua kita itu tadi. Pertanyaannya adalah, “Apakah cara yang diterapkan orangtua kita kepada kita sudah tepat?”

Jika sudah tepat, maka tidak akan terjadi masalah dalam keluarga.

Dalam workshop ini juga didasari dari pengalaman dari pembicara dalam membantu klien-kliennya. Sebagai seorang Family & Parenting Hypnotherapist, beliau sering sekali mendapatkan klien-klien dengan berbagai jenis masalah dalam keluarganya. Namun seringkali semua masalah ini ditimbulkan karena beberapa hal mendasar yang tidak disadari orangtua yang akhirnya menyebabkan anak bermasalah baik di dalam keluarga maupun lingkungannya.

Hari pertama setiap peserta mengenal gayanya dalam mendidik anak. Dimana ada 4 type mendidik dalam setiap orangtua. Mana yang terbaik, mana yang harus ditinggalkan untuk menjadi orangtua yang terbaik. Dari setiap type orangtua dalam mendidik anak ini terbentuklah berbagai macam perilaku anak.

Ada type yang membuat anak merasa perasaan yang dimilikinya kurang baik dan bermasalah, dan ada yang salah dalam diri mereka dalam menghadapi masalah. Ada juga type orangtua yang akhirnya membentuk anaknya (dengan tidak sengaja) menjadi sulit berkonsentrasi dan bergaul.

Kemudian setiap peserta diberikan 5 tips praktis yang bisa membuat kita, orangtua, menjadi pahlawan bagi anak-anak kita. Bagaimana memperbaiki persepsi kita kepada anak, sampai cara-cara yang paling mudah untuk mendisiplinkan anak. Tanpa pusing lagi. Tanpa harus berteriak marah ke anak lagi.

Masalah anak juga bisa muncul karena anak tidak mengalami siklus yang seharusnya dilalui dengan sempurna. Jika tidak sempurna maka bisa ekstrim kiri dan ekstrim kanan. Salah satu contoh adalah anak menjadi susah diatur dan menentang, bisa juga menjadi terlalu percaya pada semua orang. Semuanya disampaikan dengan sangat jelas sehingga kita bisa memberikan yang terbaik untuk anak kita.

Hari kedua kita mulai mengenali kepribadian anak dan diri kita sendiri. Bagaimana menyesuaikan diri dengan pasangan kita. Dan bagaimana mengerti dan menyesuaikan diri dengan anak kita.

Setiap anak unik, kita tidak bisa memotivasi anak kita dengan cara kita termotivasi. Bisa jadi anak malah menjadi sangat down.

Bahkan kita semua diajarkan lagi bagaimana membuat kita dan pasangan kita sendiri (bukan pasangan orang lain) menjadi seperti pacaran lagi… Asyik sekali…

Terus pak Aries juga membahas mitos dalam mendidik anak pria. Ternyata apa yang terjadi dalam lingkungan kita ini banyak yang salah. “Beruntung saya mengikuti workshop ini” kata seorang peserta pada saya.

Semua ini adalah teknik-teknik yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya. Sangat mudah diaplikasikan dan membawa hasil yang luar biasa. Salah satu cara yang diberikan pak Aries saja bisa membuat peserta meneteskan air mata haru.

Sebelum acara selesai, kita dibantu untuk melepaskan emosi negatif kita dalam mendidik anak. Tidak ada artinya kita telah mempelajari semua cara kerja pikiran dan bagaimana mendidik dan membesarkan anak menjadi orang yang punya harga diri tinggi dan percaya diri jika kita tidak bisa mengendalikan emosi dalam diri kita. Saat kita tidak bisa megendalikan emosi, segala sesuatu yang perlu kita lakukan akan hilang semua, dan bayangkan akibatnya saat kita kehilangan kendali dalam berkomunikasi dengan anak kita.

Jika Anda mencintai anak Anda, Anda perlu mengetahui dan menerapkan ini semua.

Tunggu workshop selanjutnya.

Sukses untuk Anda, para orangtua.

 

Agus Setiawan, C.Ht

Subconscious Coach

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: